WWF : Planet Bumi “Expired” Pada 2050 !

Planet bumi.

Stephen Hawking sudah meninggal, namun prediksinya tentang bumi tak layak huni lagi kemungkinan akan terjadi. Sebuah laporan ilmiah menyebutkan, bumi tak mampu lagi menopang kehidupan lebih 8 milyar manusia di lapisan keraknya.

Sebuah studi oleh World Wildlife Fund (WWF) memperingatkan, umat manusia sedang menjarah planet tempat tinggalnya ini dengan kecepatan yang melebihi kapasitas bumi untuk mendukung kehidupan.

WWF mengecam tingginya tingkat konsumsi masyarakat dunia saat ini. Mereka memperkirakan, pada 2050 sumber daya bumi akan tipis, sehingga sulit memenuhi kebutuhan hidup 8 milyar lebih manusia. Manusia membuat air dan udara semakin beracun, dan bumi tidak layak lagi (expirede) dihuni.

Berdasarkan data ilmiah dari seluruh dunia, lebih sepertiga dunia telah hancur oleh manusia selama tiga dekade terakhir. Bila kecepatan perambahan ruang dan sumber alam tidak dikurangi, maka masa expired bumi akan semakin cepat.

Para ahli menyebut populasi ikan akan semakin turun, kematian akibat racun di laut, atau penangkapan ikan yang masiv. Sebagai perbandingan, perkiraan stok ikan cod di Amerika Utara 264 ribu ton pada 1970, dan menurun drastis hanya  60 ribu ton pada tahun 1995. Sata ini, pupolasi ikan ini nyaris langka.

Sementara hutan yang ada, tak mampu menyerap lagi emisi karbon dioksida yang semakin banyak. Sementara di ekosistem, planet ini menyusut 12 persen selama 30 tahun. Ke-aneka ragaman hayati laut dan air tawar, menyusut lebih dari 55 persen.

Laporan Living Planet, tingkat kerusakan ekosistem sangat mengejutkan. Menggunakan tahun 1970 sebagai tahun dasar dan memberinya nilai 100,  menjadi 65 pada dasawarsa berikutnya. Para ilmuwan memeriksa data untuk 350 jenis mamalia, burung, reptil, dan ikan, juga menemukan punahnya lebih dari separuh dari jenis makhluk itu.

“Kemusnahan bumi tinggal tunggu waktu, memburuk jauh lebih cepat daripada perkiraan sebelumnya. Ini mengerikan, “ kata Martin Jenkins, penasihat senior untuk World Conservation Monitoring Center di Cambridge.
WWF yang meneliti populasi badak, turun dari 65 ribu pada tahun 1970, hanya sekitar 3.000-an pada saat ini. Jumlah gajah Afrika sekitar 1,2 juta pada tahun 1980, menjadi kurang dari 500 ribu pada tahun yang sama, sementara populasi harimau malah telah turun 95 persen selama abad lalu. Populasi burung juga mengalami penurunan drastis, karena pola musim dan makanan yang berkurang.  Turun 92 persen antara tahun 1970 dan 2000, penurunan setara juga pada populasi ulat dan serangga, sebagai rantai makanan hewan lain.

WWF ingin para pemimpin dunia menggunakan temuannya untuk menyetujui tindakan khusus mengekang dampak populasi di planet ini. Seorang juru bicara WWF UK, mengatakan: Jika semua orang mengkonsumsi sumber daya alam pada tingkat yang sama dengan rata-rata penduduk AS dan Inggris, maka manusia akan membutuhkan setidaknya dua planet ekstra seperti Bumi!

Persis seperti kata Hawking, bila ingin mempertahankan peradaban jenisnya, manusia harus segera mencari planet exo lainnya, untuk mempertahankan  populasi dan peradaban (jenis) manusia. Mungkin mustahil, dan manusia memang harus musnah, saat bumi tak mampu lagi menanggung kehidupan di atas keraknya. (yan/Sci-Tech Universe)