US Army Uji “Robot” Humvee

BUMOE 08 Feb 2018
US Army Uji “Robot” Humvee
Kendaraan Humvee milik US Army. (Dok: US Army)

Hummer untuk kalangan sipil, dan Humvee untuk militer. Mobil serbaguna ini menjadi ujung tombak angkatan darat AS di manapun mereka bertugas. Kini, US Army sedang melakukan uji coba Humvee tanpa awak, atau Humvee robot untuk ditugaskan di medan perang.

Ini untuk mengurangi resiko tewasnya personil, khususnya dalam perang jarak dekat atau terpaan bom mobil yang selama ini kerap terjadi di Timur Tengah dan Afghanistan. Pada robot Humvee ini juga dipasang senapan mesin jenis baru, yang juga bekerja secara otonom.

Mobil Humvee robotik US Army. (Dok: US Army)

Humvee robot US Army. (Dok: US Army)

Tak semua Humvee dijadikan robot. Dalam satu regu, dibekali satu atau dua Humvee robot, yang memantau keadaan, dan diikuti oleh satuan pasukan dengan Humvee biasa, untuk menekan atau menyergap musuh.

 Humvee tanpa awak ini dilengkapi senjata baru, ARAS. Advanced Remote / Robotic Armament System (ARAS) ini menggantikan senjata lama M2.50. Senapan mesin baru, berkaliber 7,62 mm dengan berat sekitar 200 kg, termasuk 1.500 butir amunisi. Seluruh amunisi bisa dihabiskan ARAS hanya dalam lima menit, bisa ditembakkan terus menerus tanpa larasnya meleleh  atau panas.

Sistim senjata ARAS yang di pasang ke Humvee Robot. (Dok: US Army)

Sistim senjata ARAS yang di pasang ke Humvee Robot. (Dok: US Army)

Paket amunisi baru 1.500 butir bisa di-isi kembali dalam waktu hanya enam detik! Dan mampu menembak ke arah manapun, 360 derajat. “Memang belum seperti di film Terminator, tapi sistimnya sudah baik dan pantas digunakan,” ujar Thomas B. Udvare, wakil kepala program Wingman US Army. “Saya sangat berminat bergabung sebagai prajurit dalam tim wingman dengan Humvee robot ini,” ujarnya bersemangat. (yan/popular mechanic)

 

Komentar


Artikel Terkait


Tulisan Lainnya