Terungkap, Tahun 2018 Jenderal Qassem Pernah sebut Trump: Presiden Idiot!

Kronologis Drone MQ9 menyerang rombongan Qassem yang baru tiba dari Suriah di Bandara Baghdad. dok Dailymail

Teheran – Sebuah pidato Jenderal Qassem Soleimani terungkap, membuat Trump sangat marah. Trump disebut Qasssem sebagai Trump “Si penjudi, bartender yang  komentarnya mirip orang idiot”.

Qassem Soleimani bahkan menantang Trump untuk perang terbuka. “Trump si penjudi tahu, kekuatan kita akan sangat siap menghadapi  AS,” katanya pada Juli 2018 lalu di Hamdan, 200 mil barat daya Teheran.

Jenderal Qassem. (Dok DM/Reuter)
Jenderal Qassem. (Dok DM/Reuter)

Trump marah, dengan membalas via 72 twit, dan mengancam Qassem, “Ucapan anda akan kami balas dengan sesuatu yang tak akan dilupakan oleh pemerintah Iran,” kata Trump. Dan 18 bulan kemudian, ucapan itu terbukti.

Trump Jumat kemarin menyebut Jenderal Qassem Soleimani terlibat pelatihan terror di Suriah dan Irak, yang menyasar diplomat AS di sana. “Kami bukan mau buat perang, tapi mau menghentikan terror dan perang itu sendiri,” ujar Trump berkilah.

Tindakan pembunuhan dengan memakai UAV MQ-9,  drone tak berawak pada Jumat (3/1/2020) yang menewaskan Jenderal Qassem, Komandan Quds Iran, al-Muhandis, pimpinan pasukan mobilsasi Irak serta empat orang lainnya tidak saja dikecam asing. Trump juga mendapat kecaman di dalam negerinya, khususnya para politisi Partai Demokrat.

Jasadnya hancur, dikenali dari cincin di tangannya. (Foto dailymail.co.uk)
Jasadnya hancur, dikenali dari cincin di tangannya. (Foto Dailymail.co.uk)

Pemerintah Irak menilai pembunuhan itu sebagai agresi militer AS ke Irak. Presiden Rusia Putin bahkan menilai aksi ini akan memicu kekerasan dan perang yang lebih besar di Timru Tengah. Blok Barat disponsori AS, bersama Saudi dan Israel di Jazirah Arab, dipastikan akan mendapat perlawanan dari Iran, Suriah dan Irak, yang diback up Rusia dan China.

Di Irak sendiri, aksi massa pro demokrasi masih berlangsung, dan mereka menyambut kematian Jenderal Qassem dengan gembira paxda Jumat kemarin.

Ratusan ribu massa mengantar jenazah Jenderal Qassem, Sabtu (4/1/2020).(Foto dailymail.co.uk)
Ratusan ribu massa mengantar jenazah Jenderal Qassem, Sabtu (4/1/2020).(Foto dailymail.co.uk)

Sementara di teheran, ratusan ribu massa mengantar jenazah Jenderal Qassem. Di jalanan Teheran, ribuan lainnya meneriakkan yel-yel anti AS, Inggris  dan Israel, membakar bendera ke tiga negara itu. Perang dan kekerasan yang pasti akan berdampak bagi seluruh dunia, baik dmapak fisik hingga ekonomi.(yan/dailymail)