Teori Baru : MH370 Terbakar!

BUMOE 01 Mar 2019
Teori Baru : MH370 Terbakar!
Malaysian Airlines Boeing 777. dok : Reuters

Sebuah teori baru menghilangnya Malaysia Airlines MH370 pada 8 Maret 2014 ditulis jurnalis Ean Higgins. Setelah bertahun tahun menyelidiki kasus MH370, ia berkesimpulan terjadi kebakaran di cockpit Boeing 777-200 Malaysian Arlines Kuala Lumpur –Beijing, di malam buta itu.

Mirip cerpen, atau film drama, kerana memang sangat dramatis, dibumbui kisah percintaan, kisah yang ditulis Higgins menjadi teori di antara ratusan teori konspirasi hilangnya Boeing 777 Malaysia Airlines, 8 Maret 2014 bersama 239 penumpang dan awaknya.

Alkisah, usai mengucapkan “good night” ke ATC KLIA, malam itu MH-370 yang dipiloti Zacharie Ahmad Shah, dan co pilot Fariq Abdul Hamid menembus malam di atas perairan Vietnam di ketinggian 30 ribu feet menuju Beijing, China.

Dalam bukunya “The Hunt for MH370”, Higgins kemudian bercerita  dua poilot bercanda, Fariq yang akan segera menikah dengan tunangannya, Nadira Ramli yang cantik. Fariq bertemu Nadira di sekolah penerbangan di Langkawi, Malaysia. Nadira adalah pilot Air Asia, sekarang.

Saat itulah, pemanas kaca di sisi kiri pilot terbakar,  membakar beberapa sirkuit termasuk transponder radar sekunder dan sistem ACARS. Terlatih menghadapi situasi seperti itu, kedua pilot langsung mengenakan masker oksigen. Zacharie memeintahkan fariq men-shutdown panel AC yang parallel dengan kabel pemanas kaca.

Di saat yang sama, tanpa sengaja pilot mematikan unit data satelit, yang membuat koneksi  radar elektronik dengan Inmarsat.

Fariq berkonsentrasi mengendalikan pesawat,  sementara Zaharie melawan api dengan pemadam kebakaran, sambil menunggu krisis berakhir  sebelum membuat panggilan darurat radio. Pilot memang faham  bahwa komunikasi radio adalah prioritas ketiga dalam keadaan darurat dalam penerbangan. Fariq mencoba mengendalikan pesawat berbadan besar itu dan membuat belokan awal ke kanan, untuk kembali ke Kuala Lumpur.

Zacharie –lagi-lagi ? –  secara tidak sengaja menarik tabung dari masker oksigennya keluar dari soketnya saat hendak mencoba bangkit dari kursi. Dan botol oksigen pilot mulai membuang gas yang sangat mudah terbakar  ke seluruh ruangan kokpit, membuat kebakaran seketika berkobar hebat.

Zaharie berhasil melompat ke luar ruang cockpit, sementara co pilot Fariq terpanggang hidup-hidup.
Api membakar karet kaca, dan membuat kaca cockpit pecah. Angin luar masih membuat api padam, namun masih di ketinggian 30 ribuan feet, tak ayal terjadi dekompresi.

Masker oksigen penumpang turun, saat para penumpnag ada yang sudah terlelap. Pilot Zacharie sempat meraih botol oksigen portabel dan masker lain, sebelum hipoksia datang. Meski  terluka parah, namun dengan bantuan pramugari, ia kembali ke kokpit, yang sayangnya telah hangus dan hancur total.

Cockpit Egyt Air Boeing 777 yang pernah berkasus terbakar cockpitnya. Hangus namun tak musnah seluruhnya. dok : dailymail

Beberapa elemen, termasuk radio, telepon satelit dan sistem ACARS, telah meleleh, memotong semua bentuk komunikasi.  Perjaungan yang disebut Higgins heroik sekaligus mengerikan , saat  Zaharie memasuki kokpit yang membeku, angin bertiup kencang untuk mencoba mendapatkan kembali kendali, dengan bantuan pramugari.

Sistem manajemen penerbangan mempunyai cadangan untuk mengatur pendaratan darurat, namun api telah mengahnguskan semua kabel auto pilot, sehingga Zaharie tidak dapat mengatur pesawat untuk turun.
Pada malam yang gelap, dengan kaca depan berasap dan beberapa instrumen yang tidak berfungsi, mengambil alih kontrol manual akan menjadi masalah dan berisiko.

Ketika Zaharie terbang melintasi Penang, dia memutuskan untuk berbelok ke barat laut ke Selat Malaka, menjauh dari wilayah pemukiman, sambil mencari jalan ke luar. Dia mencoba menghidupkan kembali AC dan transponder.

Tetapi tangki oksigen portabel miliknya kehabisan gas O2, seperti juga oksigen untuk penumpang dan awak pesawat. Zacharie sadar “permainan sudah selesai”. Dia  melepas masker oksigennya, dan mengatakan pada pramugari, “Kita harus pergi ke tempat asing, di saat mana habis bahan bakar danjatuh, tidak menimpa wilayah berpenduduk,” katanya.

Zaharie mengubah arah ke selatan, menunju suatu tempat di Samudra Hindia selatan dan kemudian MH370 menjadi penerbangan hantu, persis seperti penjelasan Biro Keselamatan Transportasi Australia. “Taka da lagi yang mengendalikan pesawat, semua sudah tewas”.

Mirip film drama. Namun Higgins menyebut ada foto di web kokpit Penerbangan EgyptAir Boeing 777 srupa MH370, yang berkasus kebakaran di cockpitnya. menunjukkan fitur menghitam di cockpit, tapi masih utuh. Teori ‘On-board Fire’ bergantung pada banyak hal yang terjadi secara berurutan, tetapi kecelakaan udara sering kali melibatkan tidak hanya satu peristiwa yang tidak mungkin, tetapi beberapa, katanya.

Lokasi yang diduga MH370 jatuh kehabisan bahan bakar, dan puing ditemukan. Foto dok google

Teori ini tentu melahirkan banyak pertanyaan, seperti kasus pribadi Zachari, masalah dnegan istrinya dan pilihan politiknya. Dua warga Iran dengan paspor palsu, muatan bagasi tak biasa di perut MH370. Seperti juga teori lain yang cukup aneh, mislanya MH370 diculik Aliens, dibajak AS dan didaratkan di Diego Garcia, dibajak teroris dan didaratkan di suatu lokasi di Kazakhstan. Ada juga yang mengaku melihat jatuh di perairan India, Selat Malaka, Vietnam dan Kamboja. Tidak terbukti hingga kini.

Teori yang agak mendekati dengan bukti cukup kuat adalah kasus ini terkait aksi bunuh diri pilot Zacharie Ahmad Shah, yaitu temuan simulator dengan rute persis di kamar pribadi pilot, serta pilihan politiknya anti Nadjib Razak, dan ingin membuat Nadjib tersingkir dengan kasus ini. (yan/News.com.au)

 

Komentar


Artikel Terkait


Tulisan Lainnya