Tentang Kami

Bumoe.id adalah portal berita, feature yang keseluruhannya terkait dengan kemanusiaan, sains dan teknologi, bumi hingga jagad raya alam semesta kita. Begitupun, kami menulis tentang berbagai hal unik, baik paranormal hingga teori konspirasi, namun tetap berkaitan dengan sebuah kejadian fakta tentang manusia, dan plate tektonik bumi yang ia huni. Ini untuk membuka wawasan publik, bahwa sains memiliki jalan nalar dan logika yang terukur, sehingga (lebih) layak dipercaya.

Penulis adalah jurnalis-jurnalis senior dan berpengalaman dalam bidangnya—di media cetak dan elektronik nasional—dengan gaya penulisan yang pop dan tegas. Tujuannya, agar lebih gampang difahami, syukur syukur membuka wawasan masyarakat, untuk menggunakan nalar, berfikir lebih rasional dan maju.

Tentu saja kami sangat mengedepankan kode etik, lebih dari sekedar kode etik jurnalistik yang berlaku, disertai tanggungjawab moral bagi semakin baiknya peradaban umat manusia, khususnya di Indonesia/Aceh.

Bila kami mengutip, kami akan menyajikannya dengan lebih baik dan berimbang, dengan banyak kutipan (check & recheck) untuk meminimalisir munculnya hoax, atau berita tidak benar. Bila itu konspirasi, kami akan menulisnya sebagai sebuah konspirasi, bahkan ramalan. Tujuan “suci”nya, lebih kepada mengangkat peradaban manusia ketimbang bisnis.

Kami independent, namun tak terlalu tertarik mengangkat isu penyelenggaraan negara, karena skeptis terhadap (moralitas) para penyelenggara negara. Birokrasi, keadilan hukum dan ekonomi, adalah alat untuk menganiaya publik oleh kekuasaan yang tiran, dan bermental rendah. Kami baru akan menulis, bila ada peristiwa besar dan menarik perhatian publik, dan tentu mengkritiknya dengan segenap fakta dan kemampuan yang ada.

Independent dan idealisme, bukanlah suatu barang laku di negeri ini. Kami sadar itu, dan siap terhenti setiap saat.

Kami akan melibatkan publik untuk mengkritik, via komentar, bila ketajaman kami justru tidak sesuai dengan fakta, logika, dan ilmu pengetahuan, yang kami anggap satu satunya harapan, untuk menjadi alat untuk membuka mata atas semua penyimpangan moral dalam struktur sosial masyarakat dan kenegaraan kita.

Semoga bermanfaat!