Tahun 2019, Tahun Terbanyak Penampakan UFO

Image: © Shutterstock

Ottawa, Kanada – Universitas Manitoba, Kanada, mengungkapkan banyaknya penampakan UFO (unidentified Flyng Object) tahun ini, di antara 30.000 arsip laporan penampakan UFO di seluruh dunia. Tahun 2019 ini, penampakan  paling signifikan dan banyak, termasuk penampakan di sekitar stasiun angkasa luar internasional (ISS).

Chris Rutkowski, seorang pengamat aliens atau Ufologi mengatakan, manusia memb utuhkan penelitian lebih jauh mengenai UFO, “Agar di saat yang tepat, kita tidak shock dengan pertemuan langsung dengan mereka,” katanya.

Ia memiliki 10000 dokumen penampakan yang diduga UFO di sleuruh dunia, dan termasuk bagian dari yang diserahkannya ke universitas untuk diteliti lebih lanjut.

Shelley Sweeney dari Archives & Special Collections mengatakan  koleksi  Chris merupakan koleksi sejarah yang unik dan menarik. “Ini akan sangat menambah pemahaman kita tentang  UFO, dan akan menarik siswa dan peneliti untuk mempelajari fenomena ini. Apakah kita tidak sendirian di alam semesta ini?, “ katanya.

Di antara koleksi Chris yang diserahkan, ada foto, catatan penelitian dan publikasi dari berbagai pertemuan UFO.

Rutkowski mulai mengumpulkan dan meneliti bahan-bahan yang berkaitan dengan UFO di Kanada sejak tahun 1975. Banyak dokumen UFO yang dimiliki oleh Rutkowski berkaitan dengan Insiden Danau Falcon yang terkenal itu.

Insiden Danau Falcon adalah kasus yang tidak dapat dijelaskan sejak Mei 1967, sering dijuluki sebagai “kasus UFO yang terdokumentasi terbaik” di Kanada.

Menurut Mr Rutkowski, insiden Kanada itu adalah misteri yang bahkan lebih besar daripada dugaan jatuhnya pesawat ruang angkasa alien tahun 1947 di Roswell, New Mexico, AS. “Penampakan itu mengalahkan Roswell, karena Amerika Serikat lebih mengabaikannya dan menutup akses public untuk mengetahui  insiden itu,”   katanya.

Dalah insiden Danau falcon, addalah seorang ahli geologi, bernama Stefan Michalak, mengaku sebuah piring terbang (UFO) mendarat di dekatnya.  Saat ia mendekat, UFO itu terbang meninggalkan gas panas yang membakar tubuh Michalak. “Bajuku hangus, dan perutku terbakar,” akunya.

Image credit: Stefan Michalak/ University of Manitoba

Michalak dirawat karena luka bakar, dan investigasi kemudian di dekat Falcon Lake menemukan bukti puing radioaktif di sekitar pertemuan Michalak tersebut.

Polisi dari Royal Canadian Mounted Police (RCMP) dan militer kemudian menyelidiki pertemuan dengan UFO tersebut.  Rutkowski diundang ke Universitas Manitoba bersama Stan Michalak, putra Stefan Michalak, untuk memberikan ceramah tentang Insiden Danau Falcon pada 7 November.
“Saya berusia 9 tahun saat insiden ayah bertemu  pesawat UFO tersebut,” ujar Stan.

Namun ada juga yang skeptic dengan pengakuan tersebut.  “Ah, itu hanya sebuah kecelakaan mobil akibat kebanyakan mengkonsumsi alkohol. Sama sekali bukan serangan aliens,” kata Aaron Sakulich, seorang dokter bidang astronomi.  “Bnayak yang tak sesuai, lebih ke sebuah cerita fiksi,” tambahnya.

Nmaun penampakan benda terbang aneh terus terjadi di seluruh dunia, termasuk sebuah penampakan cahaya terbang tepat pada malam natal 25 Desember 2019 kemarin, di Las Vegas, AS. (yan/**)