Tahun 2017, Tahun Sains dan Teknologi!

BUMOE 23 Des 2017
Tahun 2017, Tahun Sains dan Teknologi!
Ilustrasi. (freepik.com)

Tahun 2017 menjadi tahun paling  luar biasa di bidang sains dan teknologi. Banyak terobosan baru ditemukan, yang semakin membuktikan kita akan dan telah hidup di era baru yang mengejutkan dan semakin canggih bagi masa depan umat manusia di bumi.

Banyak hal yang sebelumnya berupa fiksi, menjadi kenyataan, mulai pengeditan gen, AI (artificial intelegent/kercerdasan buatan), hingga komputasi kuantum. Berikut tujuh terobosan yang mengindikasikankita telah hidup ke masa depan, bersiaplah untuk berubah, atau kita akan jadi budak dan pengacau yang akan dimusnahkan demi kelangsungan AI dan masa depan manusia modern.

Rahim Buatan

Rahim buatan.

April 2017, tim dokter dari Children’s Hospital of Philadelphia menerbitkan sebuah penelitian di jurnal Nature Communications, yang merinci keberhasilan penggunaan rahim buatan.

Biobag transparan khusus yang diisi cairan, serupa cairan Rahim untuk meniru lingkungan bakal bayi hidup dan berkembang. Percobaan Rahim buatan pada domba berhasil melahirkananak domba dalam keadaan sehat dan bugar setelah ditumbuhkan di Rahim buatan selama 23 minggu. Dalam waktu dekat, rahim buatan ini akan diterapkan pada manusia.

Mengedit gen dan embrio

Mengedit gen, agar bayi lahir sempurna.

Pada Juli 2017, MIT Technology Review melaporkan para periset di Portland, Oregon yang  memodifikasi genetika embrio manusia secara genetis, menggunakan alat pengedit gen CRISPR. Para periset, yang dipimpin oleh Shoukhrat Mitalipov dari Oregon Health and Science University, mengedit DNA embrio satu sel – yang secara efektif, yang memungkinkan untuk memperbaiki secara efisien. Gen yang rusak yang bias membawa penyakit atau kelainan bias dibuang. Jadi tak aka nada lagi bayi lahir cacat, bahkan bias dibuat lebih cerdas sesuai keinginan.

CRISPR dinilai alat pengedit gen paling efisien dan efektif untuk segera digunakan.  Bahkan bukan hanya pada embrio, tapi pada manusia dewasa. 13 november silam, seorang pasien berusia 44 tahun yang menderita kondisi genetik langka, yang disebut sindrom Hunter berhasil diedit genomnya dan sembuh.

Ini sebagian kecil temuan di bidang biologi. Di bidang fisika kuantum lebih ‘gila’ lagi. Pada 16 Maret 2017, ilmuwan menemukan sebuah sistem baru dari lima partikel, semuanya dalam satu analisis tunggal. Ini menjadi tonggak bagi perkembangan teknologi kuantum.

Salah satunya, teknologi kuantum.  Dan penemu paling ulet ternyata ada di China. Berbagai terobosan yang masih dirahasiakan, sebagian telah diterapkan dalam berbagai sistim baru di gadget yang mungkin anda pegang hari ini.

Di bidang eksplorasi angkasa luar. Elon Musk dengan SpaceX  begitu popular tahun ini. Peluncuran sukses dari pendorong rocker Falcon 9, yang bias digunakan terus menerus untuk peluncuran selanjutnya membuat eksplorasi luar angkasa menjadi lebih murah dan jauh jangkauannya. Pada  30 Maret 2017, SpaceX membuktikan roket pendorong Falcon 9 nya bisa digunakan untuk misi selanjutnya.

Rencana selanjutnya, membawa manusia ke Mars!

Roket daur ulang.

Terakhir adalah penemuan terbesar yang bisa mempengaruhi masa depan kehidupan di luar Bumi. Pada bulan Februari 2017, para ilmuwan yang bekerja di European Southern Observatory dan NASA mengumumkan penemuan tujuh exoplanet mirip Bumi, yang dapat dihuni atau “zona emas” dari sebuah sistem bintang yang disebut TRAPPIST-1.

Sistem TRAPPIST, terletak sekitar 39,5 tahun cahaya dari Matahari, menjadi bintang bintang kerdil merah super, sedikit lebih besar dari planet Yupiter. Para astronom terus memperdebatkan potensi dan cara mencapai sistim planet yang bisa dihidupi manusia tersebut, bila ingin selamat dari Bumi yang dinilai semakin tak layak dihuni manusia. Masa depan yang begitu maju, sekaligus menggelisahkan, semakin banyak kita tahu. (DM/yan)

 

Komentar


Artikel Terkait


Tulisan Lainnya