Sudah 50 Juta Lebih Terpapar Covid-19!

Universitas Johns Hopkins merilis data terbaru hari ini, yang menunjukkan angka terpapar Covid-19 di dunia saat ini mencapai 51,284,467. Amerika Serikat mencatat angka paling  tinggi dengan 10,209,870 kasus. Disusul India  dengan 8,591,730 kasus, dan Brazil  5,675,032 kasus.

Sudah 50 juta lebih warga dunia terpapar Covid-19. foto dok : Express

Jumlah akumulatif kasus positif Covid-19 di dunia saat ini mencapai 51, 3 juta. Amerika Serikat menduduki peringkat pertama menyusul India dan Brazil. Namun dalam 24 jam ini dilaporkan penularan Covid mulai melambat.

Universitas Johns Hopkins merilis data terbaru hari ini, yang menunjukkan angka terpapar Covid-19 di dunia saat ini mencapai 51,284,467. Amerika Serikat mencatat angka paling  tinggi dengan 10,209,870 kasus. Disusul India  dengan 8,591,730 kasus, dan Brazil  5,675,032 kasus.

Data per-10 November 2020, jumlah paparan virus Corona di dunia. dok : Express

Negara yang mencatat angka di atas satu juta antara lain Perancis, Rusia, Sepanyol, Argentina, United Kingdom dan Colombia. Dan Negara dengan angka di atas 500 ribu kasus antara lain Peru, Afrika Selatan, Jerman, Iran, Poland, Chile, Iraq dan Belgia.

Sementara Indonesia masuk dalam barisan  300-500 ribu kasus bersama  Ukraine, Indonesia, Belanda, Bangladesh, Filipina, Turki, Arab Saudi dan Pakistan. Ada pula 25 negara lain yang tercatat dalam angka penularan Covid-19 pada warganya di 100-300 ribu kasus.

Di Inggris dilaporkan dalam 24 jam ini penularan Covid-19 melamban dnegan Rasio ® menjadi 0,9, atau satu orang menularkan pada satu orang lainnya, ketimbang di awal sebelumnya satu orang bisa menularkabn hingga 10 orang lain. Angka ini membuat pemerintah kerajaan Inggris semakin yakin penurunan kasus akan terus terjadi.

Mereka bahkan sudah memesan 40 juta dosis vaksin Pfizer / BioNTech, dengan 10 juta dosis sedang diproduksi dan tersedia untuk Inggris pada akhir tahun ini.

Vaksin ini akan membutuhkan dua dosis, yang akan diprioritaskan bagi penghuni panti jompo/lansia, warga berusia di atas 40 tahun, dan orang yang memiliki resiko karena penyakit penyerta. (yan/***)