Steffy Burase : Kami Batal Menikah!

BUMOE 22 Okt 2018
Steffy Burase : Kami Batal Menikah!
Fenny Steffy Burase. dok : detik.com

Jakarta – Fenny Steffy Burase membantah dirinya telah menikah diri dengan Gubernur Aceh non aktif Irwandi Yusuf, pada 8 Desember 2017, yang disebut KPK sebelumnya. Pernikahan itu konon berlangsung di sebuah apartemen di kebon Kacang, Jakarta Pusat.

Namun ia mengaku ada rencana pernikahannya dengan Irwandi, bahkan terakhir pada 5 Juli 2018, namun Irwandi keburu terjaring OTT KPK. Adapun soal WA, seolah dirinya minta Darwati A Gani (istri Irwandi) mengizinkan ia dan suaminya menikah, menurut Steffy diketik Irwandi untuk “mengecek ombak” (check sound), apakah Darwati mengizinkannya untuk kawin lagi.

WhatsApp itu dikirim dari handphone Pak Irwandi ke istrinya, lalu di-forward ke staf khususnya, lalu di-forward ke saya. Jadi dari Pak Irwandi,” kata Steffy saat bersaksi dalam sidang lanjutan Bupati Bener Meriah nonaktif Ahmadi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (22/10/2018).

“Jadi ini bukan Anda yang ngetik ya?” tanya jaksa. “Bukan. Pak Irwandi pengakuannya beliau mau ‘cek ombak’, boleh nikah lagi apa nggak,” jawab Steffy.  Namun Steffy mengaku sudah dilamar Irwandi. Dan pernikahan direncanakan pada 8 Oktober 2017, namun batal karena orang tua Steffy meminta surat persetujuan Darwati selaku istri Irwandi, sebagai salah satu syarat pernikahan.

Steffy mengaku siap dimadu asalkan ada persyaratan yang dipenuhi. “Saya bilang ke beliau, kalau mau menikahi saya, beliau harus menunjukkan ke semua orang dan ke saya sendiri, bahwa beliau sanggup beristri dua. Karena kebanyakan laki-laki mengatakan, ‘nabi aja bisa, nabi aja bisa’. Jangan lupa, nabi tidak pernah menyembunyikan istrinya, tidak pernah ngumpetin istrinya, nabi menikah terang-terangan, dan semua terima,” kata Steffy.

“Jadi menurut saya kalau menikah dua ya harus benar-benar seperti itu, bukan istri simpanan bukan apa pun, dan harus sanggup adil,” imbuh Steffy. Ia mengaku Irwandi telah datang melamar pada kedua orangtuanya. “Pak Irwandi melamar saya ke orang tua saya. Berencana nikah 8 Oktober, kemudian orang tua saya minta mengajukan surat persetujuan istri, beliau jawab nanti akan bawa. Tapi ternyata 8 Oktober tidak membawa (surat persetujuan istri), orang tua saya keberatan,” ucap Steffy.

“Tapi beliau (Irwandi) terkadung malu, banyak tamu undangan akhirnya tadinya memang acara mau dibatalkan tidak sesuai syarat. Pak Irwandi mengatakanke keluarga saya agar tidak ngomong kepada orang-orang. Jadi beberapa orang yang hadir di situ berpikir kami menikah, padahal tidak menikah,” jelas Steffy.

Isi WhatsApp itu
Jaksa KPK menampilkan tangkapan layar WhatsApp (WA) berkaitan dengan kabar pernikahan siri Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf dengan Fenny Steffy Burase. Ternyata, menurut Steffy, WA itu dikirim dari telepon seluler (ponsel) Irwandi ke istrinya, Darwati A Gani untuk “check sound”.

Saat itu Irwandi berangkat umrah mengajak Steffy untuk mematangkan rencana itu, termasuk soal izin dari istri pertamanya. Namun pernikahan itu batal dilangsungkan karena dua hari sebelum 5 Juli 2018 itu Irwandi terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

“Jadi tidak pernah menikah ya?” tanya jaksa.

“Tidak pernah,” ucap Steffy.

Berikut isi WA yang disebut KPK dikirim Steffy pada Darwati tersebut, dan menurut Steffy hanya “cek ombak” Irwandi  pada istrinya, apakah dizinkan untuk menikah lagi :

Assalamualaikum, selamat pagi bu,
Sebelumnya saya mohon maaf yang sebesar2nya. Saya Cuma ingin konfirmasi apakah Bener Ibu mengijinkan pernikahan saya dengan suami ibu yang saat ini juga adalah suami saya? Saya menikah sejak 8 des dengan pengakuan suami ibu, ibu mengijinkan pernikahan kami. Sekiranya itu tidak Benar dan ibu tidak merestui, saya akan meninggalkan suami ibu secara baik2. Karena menurut saya pernikahan yang tidak mendapat ijin istri pertama bukanlah pernikahan walau menurut suami kita, istri tidak punya hak melarang suaminya menikah lagi. Beberapa bulan pernikahan kami terlalu banyak konflik kecil2 yang
dampaknya besar ke kerjaan kami berdua. Mohon maaf sebelumnya saya Lancang, tapi ini untuk kebaikan bersama. Saya bukan pengganggu RT orang dan saya menikah adengan suami ibu di depan ke 2 orang tua dan teman2 deket. Tapi sekiranya emeng Bener Dugaan saya Ibu tidak tau dan tidak merestui, saya Insya Allah sangat menghargai dan mengerti alas an Ibu. Terimakasih Steffy. (detik.com/bbs)

Komentar


Artikel Terkait


Tulisan Lainnya