Ratna Sarumpaet Ditangkap di Bandara Soekarno Hatta

Ratna Sarumpaet ditangkap di Bandara Soekarno Hatta, Banten. foto dok : google

Jakarta – Aktivis Ratna Sarumpaet ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, saat hendak terbang ke luar negeri. Polisi menduga Ratna ingin melarikan diri atas kasus pembohongan publik pasca pengakuannya dianiaya OTK di bandara Husein Sastranegara, bandung, 21 September 2018 lalu.

“Kermarin statusnya masih saksi. Tapi, karena dia mau melarikan diri, ya kita naikkan jadi tersangka,” ujar Kasubdit Jatanras AKBP Jerry Siagian, Kamis malam (4/10/2018).

Dengan status tersangka Hoax penganiayaan — ternyata operasi plastik – malam tadi tersangka langsung  dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lanjutan.

“Yang bersangkutan sudah kami panggil untuk dimintai keterangan, namun dia malah mau pergi ke Chile,” ujar Jerry.

Ratna sendiri membantah akan terbang ke Chile untuk melarikan diri. “Ha-ha-ha… nggak itu,” jawab Ratna pada detikcom. Dia mengaku terbang ke Chile untuk menghadiri acara konferensi penulis naskah teater internasional. Dia menyatakan akan menjadi pembicara di forum itu.

“Saya akan membuka, memberikan keynote atau pidato kebudayaan dalam sebuah konferensi penulis naskah teater internasional,” tuturnya. Awalnya, dia ditahan imigrasi saat masuk ke pasawat.

“Saya sudah duduk di pesawat, saya dikeluarin oleh Imigrasi, katanya mau dibicarakan dulu. Kemudian ada polisi datang. Mereka bilang, oleh atasan, (saya) tidak diperkenankan meninggalkan Indonesia,” kata Ratna.

Polisi sebelumnya memastikan menangani laporan soal berita hoax dan penyebaran hoax penganiayaan Ratna. Ratna juga menjadi pihak terlapor di Polda Metro Jaya. (*/detik.com)