Pilpres AS 2020 : Akankah Nostradamus Salah?!

"'Terompet palsu yang menyembunyikan kegilaan, akan menyebabkan Byzantium mengubah hukumnya.' - Nostradamus, 15556 dari syairnya. "Kata Nostradamus memprediksi  #Trump akan menang lagi karena dia belum mengubah hukum Byzantium (Yunani).

Trumph VS Joe Biden dok : Express

Michele de Nostredame, adalah peramal Perancis yang terkenal karena seringkali memprediksi dengan jitu apa yang akan terjadi di masa depan. Misalnya pecahnya Perang Dunia ke II pada tahun 1939, hingga pembunuhan Presiden John F Kennedy tahun 1963 lalu. Ia juga memprediksi siapa Presiden As 2020!

Peramal yang dikenal sebagai  Nostradamus  ini menulis ramalannya dalam buku Les Prophecies, pada tahun 1555 lalu. Paranormal supernatural clairvoyance abad 16 itu meramalkan hasil pemilu AS tahun 2020 sebagai  “terompet palsu yang menyembunyikan kegilaan”. Ia menulis, yang diartikan secara samar oleh pengagumnya sampai sekarang sebagai peringatan, dalam bentuk puisi dengan syair empat baris.

“‘Terompet palsu yang menyembunyikan kegilaan, akan menyebabkan Byzantium mengubah hukumnya.’ – Nostradamus, 1555 dari syairnya. “Kata Nostradamus memprediksi  #Trump akan menang lagi karena dia belum mengubah hukum Byzantium (Yunani).

Terompet (Turmpet) dimaknai sebagai Trump yang akan kembali menggila sebagai Presiden AS kedua kalinya.

Beberapa mengartikannya : ‘Menurut Nostradamus, Trump akan memenangkannya dan perang dunia ketiga (PD III) akan datang padanya (waktu dia memerintah kembali).’ Ia memprediksi usai PD III,  China dan Pakistan akan lenyap dari peta dunia.  “Saya pikir Nostradamus menyebutnya ketika dia berkata ‘Terompet palsu (trump) yang menyembunyikan kegilaan, akan menyebabkan Byzantium mengubah hukumnya. Dari Mesir akan datang seorang pria yang perkaasa, dekrit ditarik, menukar mata uang dan standar ekonomi dengan standar baru.

Namun kalangan skeptic menuding ramalan ini “cukup gila”. “Samasekali tidak ada bukti yang kredibel yang mendukung klaim ini,” kata mereka. Ya nama nya juga ramalan… (yan/express)