Pesawat Anda Tumpangi “Mau Jatuh”, Harus Bagaimana?

Turbofan pesawat United Express terbakar. (Courtesy Jeannette Jakus / qz.com)
Turbofan pesawat United Express terbakar. (Courtesy Jeannette Jakus / qz.com)

Jumlah angka kecelakaan udara, jauh lebih kecil dari angka kecelakaan di darat. Sekedar Anda Tahu, kemungkinan kecelakaan pesawat satu banding 5,4 juta! Namun, masih banyak juga yang ciut nyalinya bila terbang, atau takut terbang. Salah satunya saya! Yang hingga kini selalu dihantui bagaimana bila turbofan berhenti meraung, daya dorongnya habis? Pasti pesawat sejenis A-320 berbobot seratus ton lebih akan meluncur ke tanah..! Mengerikan bukan?

Tapi sekali lagi, kejadian itu langka. Bila kedua mesin pesawat flame out (mati), masih ada kemampuan melayang 30 menit hingga 1 jam, tergantung kecepatan dan ketinggian jelajah. Dan bila sudah sering terbang, pasti ketakutan itu bisa hilang dengan sendirinya. Namun tidak ada salahnya kita bersiap siap bila keadaan darurat terjadi. Makanya pramugari selalu (wajib) menjelaskan hal yang harus dilakukan bila dalam keadaan darurat, pesawat mendarat di laut, atau tekanan kabin berkurang. Tak pernah disebut bagaimana bila pesawat akan jatuh?

Baca: Boeing 737 Jatuh Di Cuba, 110 Tewas

Padahal, apa yang kita lakukan di menit-menit terakhir sebelum pesawat jatuh bisa sangat penting untuk kelangsungan hidup kita. Seorang Kapten Boeing 787 dreamliner, Dave Inch mencoba memberi saran pada penumpang yang tahu pesawat yang akan ditumpanginya akan jatuh. Horor memang!

Airbus A-320 yang mendarat darurat di Sungai Hudson, New York setelah mesin turbofannya kemasukan burung saat lepas landas. (Foto: Google Img)

Ini kiat untuk bertahan dan memperpanjang usia hidup. Pertama, persiapan mendarat darurat. “Buang semua benda tajam dan keras (termasuk pulpen) dari kantong Anda, kendurkan ikat pinggang Anda dan lepaskan dasi atau syal Anda dan singkirkan sepatu berat atau hak tinggi pada wanita,” katanya. Benda tajam umumnya memang dilarang dibawa dalam kabin penerbangan kita, jadi aman!

“Buat tanda atau tahu lokasi pintu darurat terdekat dengan Anda. Hitung jumlah baris ke pintu keluar, dan coba identifikasi tonjolan atau bentuk apa pun yang mungkin Anda bisa gunakan untuk menemukannya, jika kemungkinan pandangan kabin tertutup asap,” katanya.

Pasti akan ada kepanikan dan kekacauan di kabin, tapi cobalah dengarkan penjelasan dari pramugari dengan baik. “Ikuti semua instruksi dari pramugari,” katanya. Tentu saja bila anda pria, dahulukanlah wanita dan anak-anak untuk ke luar. “Jangan buang waktu untuk merekam kejadian dengan HP dan kamera Anda! “Ingat Dave.

“Jika Anda ingin bertahan merekam video, itu keren. Tapi kemungkinan besar, orang lain yang akan menonton video, dan itu tidak keren!” kelakar Dave.

Baca Juga: Pesawat Dipiloti Irwandi Mendarat Darurat

Bila pesawat sudah mendarat, jangan buru-buru segera berlari ke luar pesawat. “Tetap di kursi Anda sampai di-instruksikan. Jangan membuka pintu atau jendela keluar tanpa instruksi langsung dari pramugari, ”katanya.

Lalu, ambillah sepotong kain—sebaiknya basah—untuk membantu bernafas jika ada asap, dan berjalanlah menunduk, katanya. Apa gunanya rompi pelampung? “Itu untuk pendaratan di air. Jangan mengembangkan rompi sampai Anda berada di ambang pintu ke luar pesawat. Jika terlalu cepat menggelembung, Anda akan terjebak dan bisa terseret ke langit-langit pesawat, sehingga sulit turun ke air,” ujarnya. Dia juga mengingatkan bila ada yang ke luar tanpa pelampung, silahkan dipegang/dibantu.

“Karena kemampuan satu pelampung pesawat itu bisa mengambangkan hinga dua orang,” katanya.  Teorinya gampang, prakteknya pasti akan sangat sulit. Situasi tegang dan kacau akan menyulitkan proses saat evakuasi, berusahalah tenang dan menenangkan penumpang lain. Tentu saja, usaha pertama dari pilot yang akan berupaya menyelamatkan pesawat dan penumpang, kecuali ledakan bom atau tembakan rudal seperti yang terjadi pada Boeing 777 MH 17, atau hilang tanpa jejak seperti Boeing 777 MH370. Itu namanya insidental.

Baca Juga: MH370 Jatuh Karena Najib Korup?

Dave bicara pada kasus penyelamatan darurat normal, pendaratan darurat (emergency landing) akibat flame out (mati) mesin atau kerusakan lain. Contohnya pendaratan darurat Airbus A-320 di sungai Hudson, New York, akibat mesin mati karena kemasukan burung. Pesawat mendarat sempurna, dan semua penumpang selamat. Kerjasama kemahiran pilot, kepatuhan dan ketenangan para penumpang, serta bala bantuan yang cepat datang ke sungai yang membelah Kota New York, AS itu. (marhiansyah/the sun)