Pencarian Boeing 777-200 MH370 Dimulai Kembali!

Kuala Lumpur – Pemerintah Malaysia bersama Australia akan memulakan kembali pencarian pesawat MH370, yang hilang hampir enam tahun lalu, bersama 239 penumpang dan awaknya. Penemuan puing serta pemeriksaan ulang terhadap aksi pembunuhan pejabat internal MAS, Zahid Raza, akan menjadi permulaan penyelidikan baru itu.

Malaysia Airlines Boeing 777-200 MH370, terbang dari KLIA, pada tengah malam 8 Maret 2014, menuju Beijing. Namun 40 menit kemudian, penerbangan ini lenyap bak ditelan bumi, bersama 239 awak dan penumpangnya.

Sejak itu berkembang spekulasi, hingga teori konspirasi, MH370 jatuh di Vietnam, Filipina, Indonesia, atau dibajak penumpangnya ke Kazakhstan, dibajak AS dan didaratkan di pangkalan rahasia Diego Garcia, MH370 membawa muatan rahasia, hingga dibajak pilotnya sendiri berkaitan dnegan kiruh rumah tangga dan pilihan politiknya yang pro Anwar Ibrahim.

Pemerintah Malaysia sendiri menghabiskan jutaan dolar, bersama Australia dan China, melakukan pencarian di Lautan Hindia perairan Barat Daya Perth, Australia. Namun pencarian melibatkan peralatan canggih termahal di dunia itu gagal total.

Bahkan pecahan puingnya ditemukan belasan ribu kilometer dari lokasi pencarian, yakni di Pulau Reunion, Madagaskar hinga di Perairan Mozambik, Afrika.  “Semua menduga duga, sehingga muncul ribuan spekulasi hingga kini. Menemukan kotak hitam, akan menutup smeua spekulasi sehingga kita tahu apa yang terjadi di cockpit,” kata Charles Miranda, seorang jurnalis senior aviation. (yan/skynews.com)