Pemilu (PRU) ke 15 Malaysia : Siapa PM Malysia?!

Pemilihan Umum Malaysia bverakhir tak jelas pemenangnya, yang mengakibatkan Parlemen menggantung dan Perdana Menteri tak jelas. Kerajaan memberi waktu tambahan 24 jam bagi partai koalisi pemenang untuk menentukan Perdana Menteri dan membentuk kabinet.

PhotoCollage 20221121 141735258
Muhyidin (kiri) dan Anwar Ibrahim (kanan). foto dok : CNA

Kuala Lumpur – Pemilihan Umum Malaysia berakhir tanpa kejelasan pemenangnya, akibat perimbangan ketat antara Pakatan Harapan (PH) dengan Perikatan Nasional (PN). Akibatnya Parlemen menggantung dan Perdana Menteri tak jelas. Kerajaan memberi waktu tambahan 24 jam bagi partai koalisi pemenang untuk menentukan Perdana Menteri dan membentuk kabinet.

Partai yang menang, Pakatan Harapan (PH) dan Perikatan Nasional (PN) harus mencari mitra prtai lain, agar cukup untuk membentuk pemerintahan. Raja memberi waktu hingga 14:00 waktu Kuala Lumpur (13.000 WIB) Selasa besok siang (22/11/2022) bagi para pemenang pemilu untuk mengajukan PM.

“Raja bertitah memberi waktu tambahan 24 jam bagi partai berkuasa dlam PRU ke 15 ini,” kata jubir dan  Pengawas Rumah Tangga Kerajaan Istana Negara, Ahmad Fadil Syamsuddin, Senin sore (21/11/2022).

Dia mengatakan, perpanjangan tenggat waktu itu sesuai  permintaan ketua partai dan koalisi yang meminta waktu lebih lama untuk menyerahkan deklarasi undang-undang yang diperlukan. Raja Malaysia juga mengimbau masyarakat untuk bersabar dan tetap tenang hingga pembentukan pemerintahan baru dan penunjukan perdana menteri ke-10 negara itu selesai.

Dalam situasi gonjang ganjing ini, “perebutan” jabatan Perdana Menteri Malaysia akan terjadi antara Anwar Ibrahim (PH) dengan Muhyidin (PN). Siapakah yang akan menjadi PM Malaysia selanjutnya? Kita tunggu Selasa siang besok.  (ian/CNA/Awani)