NASA : Dua Asteroid Besar Dekati Bumi, Besok!

BUMOE 11 Feb 2019
NASA : Dua Asteroid Besar Dekati Bumi, Besok!

Dua Asteroid besar, akan mendekati bumi pada Selasa (12/02/2019) besok. Menurut NASA, asteroid pertama, 2019 CY2, akan mendekati bumi pada pukul 10.34  WIB Selasa pagi besok.  Kemudian diikuti asteroid 2017 PV25, yang akan mendekati bumi pada pukul 03.42 WIB besok.

NASA memprediksi keduanya tidak akan menghantam bumi, walau arah lintasannya sempat hilang saat dipantau oleh sistem pelacakan asteroid NASA.

Asteroid 2019 CY2, dalam gambaran artis saat mendekati orbit bumi. dok : NASA

Asteroid CY2 lebih kecil, namun lebih cepat melintas. Dua batuan raksasa angkasa luar ini tercatat  yang paling baru ditemukan NASA. Adalah bagian Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA di Pasadena, California, pertama kali menemukan asteroid 2019 CY2 pada 8 Februari 2019.

2019 CY diprediksi sepanjang 12 meter sisi terpendeknya, hingga 26 meter sisi terpanjangnya. Asteroid itu terbang ke arah Bumi dengan kecepatan sekitar 29.415 mph atau 47.300 km/jam!  Asteroid 2019 CY2 akan menyambangi bumi besok di jarak sekitar 1,9 juta mil, atau sekitar 3 juta kilometer.

Kedua objek besar dekat bumi (NEOs) itu melintas delapan kali jarak bumi ke bulan. Namun menurut NASA, umumnya NEOs mengorbit lintasan Bumi yang mengelilingi matahari.  “Ketika mereka ikut mengorbit Matahari, NEOs terkadang dapat mendekati dekat Bumi.
Hanya sembilan jam kemudian, Asteroid PV25 akan melakukan pendekatan penutupan pada sore hari. Asteroid PV25 pertama kali ditemukan oleh pelacak asteroid NASA pada 2017, dan sejak itu melakukan pendekatan pada Agustus 2017 dan Mei 2018.
Asteroid ini besok akan mendekati bumi pada jarak sekitar 1,7 juta mil, atau sekitar  2,79 juta km. Asteroid PV25 jauh lebih besar dari CY2, yakni sisi terpendek 32 meter, dan terpanjang 71 meter. PV25 melesat di ruang hampa dengan kecepatan 13.622 mil per jam, atau sekitar 22.ooo km/jam! Apakah suatu saat kedua asteroid ini akan ‘berpapasan’ dengan bumi? NASA  tidak menjawab, namun para ahli astronomi meyakini itu. Hanya waktunya kapan, bisa tahun depan, bisa ratusan hingga jutaan tahun (bumi) kemudian. (yan/NASA/***)

Komentar


Artikel Terkait


Tulisan Lainnya