NASA Bantah Asteroid Besar Hantam Bumi September ini

Sebulan belakangan tersebar isu akan adanya asteroid besar menghantam bumi di kawasan Puerto Rico, Amerika Latin, pada September depan.

“Sumber isu sebenarnya dari Efrain Rodriguez,  yang menyebut dirinya tokoh spiritual di Puerto Rico,” tulis disclouse.tv.  Isu itu sempat membuat warga setempat panik dan resah.

Efrain mengaku mendapat peringatan gaib, adanya asteroid sepanjang 100  meter, atau selebar lapangan bola,  akan menghantan Puerto Rico, menghancurkan Amerika Latin, bahkan dunia akibat gempa 12 SR, tsunami dan debu yang menutupi bumi.

Ia bahkan mengirim surat pada NASA untuk mengingatkan lembaga antariksa AS itu tentang bakal datangnya asteroid raksasa tersebut. Namun sumber NASA membantah menerima surat dari Efrain, sekaligus menolak akan adanya asteroid yang membahayakan bumi. “Paling tidak dalam 100 tahun ke depan, bumi masih aman dari hantaman benda langit besar. Mereka melintas dekat bumi ya, tapi tidak sampai bertubrukan,” tegas jubir NASA. Sementara hujan meteor kecil diakui pasti selalu ada, dan umumnya jatuh di lautan.

Ilmuwan sendiri memastikan bila ada asteroid selebar 100 km menghantam bumi, dipastikan 90 persen kehidupan di planet ini musnah. Mereka memberi contoh asteroid selebar 50 meter   yang jatuh di Tunguska, Rusia tahun 1908 lalu. Hampir seluruh Siberia hancur, saat itu, dengan getaran goncangan gempa pada 5 skala Richter.

Rusia, konon, sejak itu telah mempersiapkan roket dengan hulu ledak nuklir, untuk menghancurkan asteroid besar, yang berpotensi jatuh di negaranya. Mereka tak ingin umat manusia punah, akibat tubrukan asteroid, seperti yang terjadi di era kepunahan Dinosourus. (d.tv/yan)