ML Siang Bolong, Pasangan Aussie-Ingggris Ditangkap Polisi

Boracay, Filipina – Seorang pria Australia dan pasangannya wanita Inggris, ditangkap polisi Boracay, Filipina, karena ML (berhubungan seks) di tengah pantai yang ramai di Boracay, Filipina, Minggu (2/2/2020). Mereka bahkan terus melakukannya saat diseret ke dalam truk polisi.

Pasangan itu di-identifikasi polisi bernama Anthony Carrio, 26 tahun, asal Australia, dan Jasmine Nelly, 26 tahun, asal Inggris. Mereka kedapatan ML oleh penduduk setempat, yang terkejut lalu melapor pada polisi.

Saat polisi tiba, mereka sedang berada di puncak, bahkan menolak perintah polisi untuk berhenti. “Saat kami tiba dan berdiri di samping mereka, keduanya terus berhubungan seks,” kata Kopral Joel Banga-Ora, seorang polisi. Mereka jadi tontonan turis lain, di tengah pantai populer di Provinsi Aklan, Filipina yang ramai dikunjungi itu. “Padahal saat itu sore pukul 17.45, banyak pengunjung termasuk anak-anak, tapi mereka terus bermain-main,” jelasnya lagi.

Pantai yang populer di BBoracay, Filipina, lokasi insiden terjadi. foto : AFP/DM

Joel lalu berkata tegas mereka harus diborgol, dan dibawa ke kantor polisi. Namun keduanya tetap cuek, dan melanjutkan “permainan” mereka.  Bahkan ketika mereka diborgol dan diseret ke atas truk, saat duduk berhadapan keduanya terus mencoba bermesraan.

“Mereka tidak malu semua orang di pantai itu bisa melihat tubuh mereka, payudara yang terbuka dan penis pria juga bisa dilihat semua orang di pantai. Keterlaluan sekali,” kata Joel. Ia menduga keduanya dalam kondisi setengah mabuk minuman keras.

Pasangan itu lalu ditahan di Kantor Polisi Kota Melayu, dan kemudian didakwa di Kantor Kejaksaan Aklan dengan skandal serius perbuatan tak menyenangkan dan mengganggu ketertiban publik. Si pria Australia sempat mencoba melarikan diri dari sel, namun diketahui polisi, dan ditangkap kembali.

Boracay, Provinsi Aklan, Filipina. grafis : DM

Keduanya dilepas setelah membayar denda 6.000 peso ( sekitar Rp 1,5 juta), dengan tambahan 3.000 peso untuk si pria yang mencoba melarikan diri. Kasus mereka tetap dilayangkan ke pengadilan.  Namun keduanya mangkir, malah terbang ke kota Cebu, sebelum kembali ke negaranya masing-masing. “Sidang mereka dijadwalkan pekan depan, namun mereka sudah meninggalkan Boracay ke Cebu. Keduanya akan dicekal masuk Filipina,” kata polisi.  (yan/dailymail)