Misteri Mayat Tampak Kaki Terkuak!

Jasad Sunarti yang menyembul kakinya. (Foto: ist/detik.com)
Jasad Sunarti yang menyembul kakinya. (Foto: ist/detik.com)

Kediri, Jatim —  Warga Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur geger menemukan mayat wanita di pemakaman umum setempat, karena ujung kaki menyembul dari kuburan. Ternyata, jasad wanita itu adalah Sunarti (39), korban pembunuhan oleh selingkuhannya sendiri!

Polisi akhirnya menangkap Nur Kholis (47), selingkuhan Sunarti, sekaligus teman suaminya. Terkuak motiv asmara di balik pembunuhan sadis tersebut. Mengapa Nur Kholis tega membunuh Sunarti?

“Ada motif asmara. Namun yang utama pelaku merasa dihina dan sakit hati atas ucapan korban,” kata Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Hanif Latif, Senin (21/05/2018). Kholis dikenal dekat dengan suami Sunarti, MKY. Bahkan kerap Kholis dimintai saran dan pendapat oleh MKY.

Baca Juga: Cari Duit Buat Nikah, Pacar Dijadikan PSK

Karena kedekatan itu, MKY, memberi misi khusus pada Nur Kholis: memata-matai Sunarti! MKY curiga Sunarti ada selingkuhan, atau ada menjalin cinta dengan Pria Idaman Lain (PIL). Apa nyana, justeru Kholis yang diminta memata-matai Sunarti, jatuh hati pada istri temannya itu. Keduanya lalu menjalin hubungan asmara.

Suatu hari, Kholis dan Sunarti membuat temu janji di wilayah Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri. Keduanya kemudian berkeliling menggunakan mobil milik Sunarti. Setelah dua jam keliling kota, Sunarti meminta Kholis untuk mencari hotel. “Kamu harus puaskan saya. Bila tidak akan saya guna-gunai anakmu!” ancam Sunarti, sambil terus mengancam Kholis agar bisa memuaskan nafsu birahinya.

Entah ciut mendengar ancaman Sunarti, Kholis malah mengajak makan dulu. Di restoran, mereka bertengkar hebat soal hotel dan perselingkuhan mereka. Sunarti mengejek Kholis mengelak karena tidak mampu memuaskan hasrat seksualnya, dan wanita ganjen itu mengancam akan mengguna-gunai anak laki-laki pelaku.

“Jadi pelaku ini tersinggung dengan ucapan korban. Korban mengancam akan mengguna-gunai anak korban jika pelaku tidak bisa dan tidak mau memuaskan nafsu birahi korban. Akhirnya pelaku gelap mata dan membunuh korban,” jelas Hanif. Karena merasa diancam dan dihina oleh Sunarti, Kholis pun langsung gelap mata. “Saya emosi, langsung saya cekik lehernya,” ujar Kholis, Senin (21/5).

Kholis pun mencekik Sunarti hingga lemas. Saat melakukan aksinya, Kholis juga sengaja mematikan AC mobil dan menutup jendela. Korbanpun tewas kehabisan oksigen. Hasil visum RS Bhayangkara Kediri menunjukkan korban memang tewas kehabisan oksigen.

Baca Juga: Bunuh Suami Demi Kekasih FB

Untuk menyembunyikan kejahatannya, Kholis mencari lokasi untuk mengubur jasad Sunarti. Ia lalu memilih TPU Desa Tegowangi, Kecamatan Plemahan. Cangkul dan sekop ia pinjam dari keluarganya di Kecamatan Pare, dan karung ia gunakan untuk membungkus jasad korban. Ia sengaja memilih tengah malam, untuk mengubur mayat Sunarti.

“Saya mengubur korban sekitar pukul 23.00 WIB. Korban saya bawa pakai mobil dia, lalu saya seret dan masukkan ke liang lahat yang sudah saya gali,” ungkapnya. Karena malam, ia bekerja cepat dan tidak melihat, kalau kaki Sunarti menyembul di balik tanah, sehingga ditemukan warga. (dtc/lp/*)