MH370 Jatuh Karena Najib Korup?

BUMOE 14 Mei 2018
MH370 Jatuh Karena Najib Korup?
Boeing 777-200 MH370 Malaysian Airlines. Dok The Nation/google

Malaysian Airlines MH370 bersama 239 penumpang dan awak telah 4 tahun lalu hilang, atau jatuh entah di mana. Namun berbagai teori masih muncul hingga kini. Mulai dibajak AS ke basis militer AS di Diego Garcia, pulau kecil sebelah barat daya Aceh, dibajak UFO/Aliens, dibajak Rusia dan didaratkan di sebuah bandara di Kazahkstan, dan yang paling masuk akal sengaja dijatuhkan oleh pilot Kapten Mohd. Zacharie Shah ke lautan lepas di Samudera India.

Itu pula keyakinan pilot senior Boeing 777 Simon hardy. “Ini tindakan bunuh diri. Semua bukti menunjukkan ke situ,” katanya. Ada simulator dengan rencana penerbangan maut, dan ia memutar di atas negeri kelahirannya, Pulau Pinang, malam itu, “Mungkin sebagai tanda selamat tinggal,” kata Simon.

Kapten Mohd Zacharie dan co pilotnya, Fariq. Foto dok : google

Tapi apa motivnya? Keluarga atau Politik?

Hanya beberapa hari setelah pesawat menghilang, Zaharie dan co-pilotnya Fariq Abdul Hamid, jadi tersangka utama hilangnya Boeing 777 MH370 milik Malaysian Airlines itu. Ada rumor keretakan perkawinannya dengan Faizah, istri Zacharie. Ia marah, kecewa danmemutuskan meninggalkan Faizah “selamanya”.

Teori lain yang menyebabkan kasus ini popular kembali, adalah keterkaitannya dengan Anwar Ibrahim. Zacharie adalah pengagum Dr. Anwar, tokoh oposisi yang dipenjara Tun Najib. Sebagai protes pada pemerintahan Najib yang korup, MH370 dijatuhkan ke laut?

Saudara perempuan Zaharie, Sakinab Shah membantah kedua teori tersebut. “Pernikahan mereka baik-baik saja, dan ia tak suka bicara politik,” katanya. Zacharie dan Fariq disebut sebagai pilot dank o-pilot yang telaten. “Mereka taka da rekam jejak cacat, dalam pergaulan social maupun pribadi,” kata Gibson pengacara AS yang disewa keluarga.

Kapten Zacharie dan istrinya, Faizah. Dok : keluarga

‘Kedua pilot’ itu kemudian dibebaskan oleh otoritas Malaysia, yang memeriksa laporan psikologis dan rekaman perilaku mereka sebelum terbang. Dr Mahathir, yang kini menjatuhkan Najib danmenjabat PM, sebelumnya mengaku yakin MH370 telah dibajak oleh kendali jarak jauh. “AS punya teknologi itu. Apalagi pesawat itu buatan Boeing,” yakinnya. Tapi untuk apa? Kembali muncul rumor adanya prototype teknologi canggih, yang dicuri intel China di Thailand, yang akan diterbangkan ke Beijing.

Dr. Anwar Ibrahim, idola Kapten Zacharie? foto : MK

Tentu saja, baik keluarga maupun Mahathir, tidak akan mengakui ada kaitan terselubung bila kisruhkeluarga atau politik bermain dalam insiden yang memakan korban jiwa 239 orang ini.

Brigade Martir China

Di antara ratusan fakta dan teori konspirasi, kelompok yang menamakan diri Brigade Martir Cina mengaku bertanggung jawab atas hilangnya MH370, dua hari setelah pesawat lenyap bak ditelan bumi.  Kelompok itu mengirim  ke media di seluruh China yang berbunyi: “Anda membunuh salah satu klan kami, kami akan membunuh 100 dari Anda sebagai balasan.” Berkaitan dengan hukuman mati bagi gembong narkoba dan koruptor di China, atau penembakan terhadap  tokoh muslim Uyghur di China Utara? Lagi-lagi, baik pemerintah Malaysia dan China menepis dugaan itu.

Dugaan akhir penerbangan MH370. Dok : google

“Tidak ada alasan yang kuat untuk membenarkan klaim mereka,” kata Menteri perhubungan Malaysia, Datuk Hishamuddin. Pejabat China sendiri mengaku klaim itu hanya tipuan untuk meningkatkan ketegangan

Pejabat lain mengatakan klaim itu bisa menjadi tipuan yang bertujuan meningkatkan ketegangan etnis antara orang-orang Uyghur dan Han, yang semakin tinggi. Namun anehnya, dalam daftar manifest mendadak ada penumpang baru naik, seorang pelukis Uyghur bernama Memetjan Abdullah. Catatan pemerintah Malaysia, Memetjan tak pernah sebelumnya ke Malaysia, bahkan ini kali pertama ia memegang paspor China.

Paspor Palsu!

Selain itu, otoritas Malaysia menemukan dua penumpang asal Iran memegang paspor palsu. Dua warga Iran itu mencuri paspor demi mencapai Eropa via China untuk mencari suaka politik. Keduanya, Pouria Nour Mohammad, (19),  dan Sayed Mohammed Rezar Delawar, (29).
“Mereka teman seperjalanan. Nour Mohammad menggunakan paspor Austria yang dicuri, Rezar menggunakan paspor Italia. Pouria hendak menuju  Frankfurt Jerman, di mana ibunya sudah menunggu di sana, karena telah lebih dahulu mendapat suaka.

Dua warga Iran dnegan paspor palsu. dok : DM

Namun otoritas Malaysia hanya berjanji akan menyelidiki sindikat pencuri, atau pembuat passport palsu. Polisi Thailand bahkan sampai menggerebek satu agen perjalanan di kota resor Pattaya, Thailand di mana paspor itu diduga dicuri, atau dibuat.

Thailand di Pattaya di mana dua orang yang bepergian dengan paspor curian membeli tiket mereka ke Eropa melalui Beijing. Kemudian didapati satu orang dengan kode : Ali, adalah orang yang mengendalikan pencurian dan pembuatan paspor palsu antar negara. Keduanya diminta membeli tiket Etihad atau Qatar Airways langsung ke Jerman, bukan MAS yang justru menuju Beijing!

Seharusnya kedua pemuda itu terbang dnegan Etihad pada 1 Maret 2014, tapai batal. Malah menaiki  MH 370 yang terbang pada malam naas, 8 Maret 2014 itu. Tapi kemudian diketahui, ‘Ali’ telah memesan tiket lanjutan bagi keduanya, dengan tujuan Beijing –Amsterdam, Belanda. Mengapa begitu? Karena persyaratan Visa di Amsterdam, Belanda memang lebih ringan – mudah dan murah — dibandingkan di Frankfurt, jerman.

Seorang warga Iran kepada BBC mengaku kedua pemuda itu temannya. “Kami sama-sama ke Kuala Lumpur. Dia mengatakan dia tinggal selama tiga sampai empat hari di KL, lalu mau ke Frankfurt. ” Begitupun, tampaknya “bangkitnya” kasus MH370 setelah empat tahun lebih, diduga erat kaitannya dengan kemenangan Pakatan Harapan.  Ini terkait teori konspirasi politik yang amat menarik perhatian : Benarkah Zacharie pendukung fanatic Dr. Anwar Ibrahim? Siapa dia dan apakah Anwar kenal Zacharie? Kita tunggu ada wartawan yang bertanya soal itu ke Dr. Anwar, besok (15/5/2018) saat kebebasannya tiba. (yan/News.com.au/***)

Komentar


Artikel Terkait


Tulisan Lainnya