Memar Seminggu, Ibu Muda di Inggris Meninggal Mendadak!

Memar di lengan Sarah. dok : LVS

London –  Awalnya, Sarah Armstrong, seorang ibu muda  memiliki memar dan gejala ‘seperti flu’. Ia konsultasi ke dokter, tanpa diketahui penyebab memarnya. Seminggu kemudian ia gagal jantung, dan meninggal dengan vonis dokter : Leukeumia myeloid akut!

Sarah Armstrong, 22 tahun, pergi ke dokter usai melihat gejala memar misterius di lengannya. Sarah menduga penyakitnya berasal dari pasien lain di rumah sakit Aintree, tempatnya bekerja sebagai perawat.

Namun dokter hanya melihat kondisinya normal, hanya ada gejala flu ringan. Dokter lain kem udian memeriksa lebih detil, dan memvonis Sarah menderita Leukeumia myloid. Namun satu minggu kemudian, ia meninggal akibat stroke, dengan memar yang semakin membesar di lengannya.

Sarah dan danielle. foto dok : LVS

Teman masa kecilnya, Danielle Johnson, 22, mengatakan Sarah sadar ada sesuatu yang menjangkitinya, “Namun ia tidka tahu dari mana memar itu berasal,” ujar Danielle. Ia kemudian menyarankan Sarah berkonsultasi ke dokter.

“Dia pergi ke dokter dan  menjalani tes darah.  Tapi ia kemudian disuruh pergi  untuk melakukan pemeriksaan yang lebih ketat di bagian penyakit dalam,” katanya.  Setelah pemeriksaan menyeluruh, Sarah divonis mengidap kanker sel myeloid pada 25 Januari lalu. Dan hanya berselang satu minggu, ia meninggal karena gagal jantung.

Padahal Sarah sudah mengikuti semua prosedur pengobatan, termasuk kemoterapi dan minum obat-obatan. Namun dua hari dalam pengobatan, ia meninggal secara mendadak.

Acute myeloid leukemia (AML) adalah kanker  sel myeloid dalam darah, ditandai dengan pertumbuhan cepat sel-sel abnormal yang menumpuk di sumsum tulang dan darah dan mengganggu sel-sel darah normal.  Gejala mungkin termasuk merasa lelah, sesak napas, mudah memar dan berdarah, dan peningkatan risiko infeksi.

Mnyebar dalam satu minggu. dok ; LVS

Sebagai leukemia akut, AML berkembang dengan cepat dan biasanya berakibat fatal dalam beberapa minggu atau bulan jika tidak diobati. Jadi pertanyaan, bagaimana Sarah memperoleh penyakit itu secara tiba tiba, dan berdampak hanya satu minggu usai ia menerima gejalanya? Padahal ia seorang perawat, yang mengerti seluk beluk pengobatan. Penyakit dan virus di bumi tampaknya semakin beragam dan ganas saja.  (yan/Mirror)