Mahasiswa Iran Demo: “Khamenei Pembunuh!”

Mahasiswa Iran demo di Teheran. (Foto: AP)
Mahasiswa Iran demo di Teheran. (Foto: AP)

Teheran – Ribuan pengunjuk rasa berdemo di Teheran, Sabtu (11/1/2020), menuntut pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei mengundurkan diri dan bertanggungjawab atas penembakan Boeing 737-800 Ukraina, yang menewaskan 176 orang. Para pendemo umumnya mahasiswa, mengatakan mayoritas penumpang malam itu adalah mahasiswa Iran dan Kanada.

Tidak hanya Teheran, unjuk rasa mahasiswa juga berlaku di berbagai kota lain di Iran. “Pemerintah lalai menutup ruang udara bagi pesawat sipil saat militer dalam keadaan siaga penuh. Pemerintah juga menipu kita dengan menutup-nutupi penyebab kecelakaan selama 3 hari,” ujar para pendemo.

Sepatu dan barang bawaan penumpang di lokasi kecelakaan Boeing 737-800 milik Ukraina, yang jatuh ditembak misil SA-15 Iran, di Teheran, Rabu lalu. (Foto: GettyImages)
Sepatu dan barang bawaan penumpang di lokasi kecelakaan Boeing 737-800 milik Ukraina, yang jatuh ditembak misil SA-15 Iran, di Teheran, Rabu lalu. (Foto: GettyImages)

Sempat bentrok dengan polisi, mahasiswa kemudian kucar kacir saat polisi melepaskan peluru gas air mata. Banyak warga Iran juga kesal dengan kebodohan pemerintahnya, yang menembak jatuh pesawat sipil dan mengorbankan banyak warga Iran sendiri. Ada 82 warga Iran, semuanya mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Kanada, serta 63 warga Kanada, yang juga umumnya mahasiswa yang berkunjung ke Iran.

Peristiwa ini disamakan dengan kejadian terbakarnya instalasi nuklir Chernobil, dan penembakan Boeing 747 milik Korsel oleh Korut, belasan tahun lalu, yang mengorbakan ratusan jiwa tak bersalah.(yan/***)