Lion Air JT 610 Bawa 189 Penumpang

BUMOE 29 Okt 2018
Lion Air JT 610 Bawa 189 Penumpang
Pesawat Boeing 737 MaX8 milik Lion Air ini baru datang dua bulan lalu, dan baru beroperasi sejak 22 Oktober 2018 lalu. foto dok Flight radar24

Jakarta – Pesawat Lion Air JT610 rute Jakarta-Pangkal Pinang yang jatuh di laut kawasan  Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) membawa 189 penumpang dan awak. Pesawat Boeing 737- MAX 8 itu bisa mengangkut sampai 210 penumpang, dengan mesin yang hemat bahan bakar dan ramah lingkungan.

Lion baru menerima pesawat Boeing terbaru itu dua bulan lalu, dan baru pekan lalu mengoperasikannya  di jalur dalam dan luar negeri. Pada penerbangan komersial, Boeing 737 MaX 8 itu tercatat melayani rute penerbangan baru dua bulan yang lalu, dan kerap kali mengalami delay.

Kerabat penumpang menunggu dengan cemas dan histeris di Pangkal Pinang. Foto dok : DM/Reuters

Dari catatan flightradar24, pesawat ini seminggu terakhir lima kali delay lebih dari tiga jam, khususnya pada rute Denpasar Manado, tiga hari lalu (26/10/2018). Kemudian dalam penerbangan Manado-Denpasar, sehari kemudian, juga delay hingga 3 jam juga. Belum diketahui alasan delay karena manajemen atau teknis pesawat.

Pesawat baru ini juga pernah melayari rute luar negeri, yakni ke C hongqing dan Tiajin (China) dari Denpasar (23-24/10/2018), dan Manado-Tianjin (26/27/10/2018). Namun, penerbangan 29 Oktober rute Jakarta-Pangkal Pinang, adalah penerbangan terakhir pesawat dengan registrasi PK-LQP ini.

Boeing 737 Max 8 ini adalah perbaikan dari seri Boeing 737-800, yang beberapa kali mengamali kecelakaan, seperti Gol  airlines Brasil hingag Lion sendiri, yakni selip ke luar runway di Bali, tahun 2013 lalu.

Boeing MaX 8 ini disebut lebih baik, dengan bodi dan winglet unik, bahkan dengan mesin CFM yang lebih hemat bahan bakar, dibandingkan saingannya  Airbus A-320neo. (yan/dailymail/CNN/*)

 

Komentar


Artikel Terkait


Tulisan Lainnya