Lima Ditusuk di Paris, Dua Gadis Coba Tusuk Brimob

Insiden penusukan lima pejalan kaki di Paris, Sabtu malam masih diselidiki polisi setempat. Foto : AP/CNN

Paris-Jakarta –  Lima orang ditusuk seorang pria ras Asia di Paris, Sabtu (12/5/2018) malam, menyebabkan satu orang meninggal dunia, dan empat lainnya terluka. Sementara di Jakarta, dua gadis muda mencoba menusuk polisi di Mako Brimob, kini di amankan aparat.

DS & NA kini ditahan dan di interogasi polisi. Foto : dok fb

CNN melaporkan kejadian tadi malam dilakukan oleh tentara Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Kelompok itu sendiri telah mengaku bertanggung atas penusukan tersebut. Pelaku dikejar polisi dan kemudian tewas ditembak. Presiden Perancis Emmanuel Macron memuji langkah polisi mengejar dan mengisolasi orang yang disebutnya teroris itu dari kerumunan massa, sehingga tak menambah jumlah korban rakyat sipil.

Sementara di Jakarta, buntut aksi terror di Mako Brimob terus memicu aksi susulan. Setelah Jumat seorang pria menyabet anggota satintel hingga tewas dengan pisau beracun, Sabtu kemarin dua gadus belia mencoba menusuk polisi dengan gunting.

HP dan berkas yang disita polisi

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Mohammad Iqbal menyebut, dua gadis belia itu masing masing  DS dan NA . “Mereka membawa gunting diduga untuk menusuk anggota. Kini  keduanya sedang diamankan untuk pendalaman selanjutnya,” katanya, Sabtu malam (12/5/2018).

Dita Siska (18) dan Nur Azizah (22) adalah teman, ditangkap di sekitar Mako Brimob Sabtu siang. Petugas menyita gunting, dua telepon genggam dan dua buah kartu tanda penduduk (KTP). Dita warga Temanggung, sementara Nur warga Ciamis, jawa Barat. (JPNN/*)