Korut Luncurkan Rudal Balistik Antar Benua

Korea Utara pada Selasa kemarin (28/11/2017) meluncurkan rudal balistik antar benua, yang bisa menjangkau seluruh bagian dunia yang ingin diserangnya. Presiden Kim Jong Un memutuskan untuk menguji rudal berhulu nuklir itu mengakhiri masa 10 minggu mereka vakum dari uji senjata nuklir.

“Ini rudal dengan jarak jangkau terjauh dan berbahaya,” ujar jubir Pentagon, lembaga pertahanan Amerika Serikat. Karena itu, Presiden Trumpt sendiri menyatakan akan mengatasi situasi dnegan tegas dank eras atas Korut.

Rudal itu sendiri jatuh di laut Jepang setelah menempuh jarak 600 mil. Selain protes dari Jepang, tetangga Korut, Korea Selatan meluncurkan beberapa rudal guna menghadang rudal tersebut. “Ini rudal berbahaya, daya jangkau jauh, lebih tinggi dan memuat hulu ledak nuklir yang lebih banyak,” ujar Jim Mattis, Menhas AS.

Seorang pengamat yang juga fisikawan, menduga rudal itu bahkan mampu menjangkau hingga Australia, bahkan Eropa, dengan jangkauan hingga 8000 mil. Kecepatan jelajah rudal ini diperkirakan hingga 1,5 Mach, atau satu setengah kali kecepatan suara, sehingga dalam beberapa jam, sasaran jauh yang dituju akan tercapai. Langkah Kim ini semakin memicu perang antara Korut dengan AS dan sekutunya. (dailymail/yan)