Korban Serangan Masjid Chrischurch Bertambah

Grafton, New Zealand –  Bush mengatakan, polisi semakin meningkatkan penjagaan di sekitar masjid masjid di negara itu. “Kami melakukan siaga tinggi untuk memastikan keamanan masjid masjid ini selanjutnya,” kata Bush.

Bush mengatakan, polisi semakin meningkatkan penjagaan di sekitar masjid masjid di negara itu. “Kami melakukan siaga tinggi untuk memastikan keamanan masjid masjid ini selanjutnya,” kata Bush.

Penjangaan semakin ketat di masjid masjid di New Zealand. dok : Skynews

Kota Grafton masih syok menyusul serangan teror di dua masjid yang menewaskan 50 orang di Christchurch, Selandia Baru. Tarrant, berasal dari  kota timur laut New South Wales, Australia.

“Ini hari yang paling hitam bagi New Zealand, yang selama ini damai dan menjunjung kekebebasan orang berekspresi dan beragama,” kata Jason Kingsley, Penjabat Walikota Clarence Valley Council yang meliputi Grafton.

Tarrant sendiri ditangkap, saat hendak melakukan aksi selanjutnya di masjid lain, dan langsung di sidangkan  di pengadilan, dengan tuduhan pembunuhan berencana. Polisi mengatakan dakwaan lebih lanjut yang berlapis diperkirakan akan menyusul.

Tarrant merekam live aksi teror jahatnya. dok : skynews

Perdana Menteri Selandia Baru, Jasinda Ardern langsung bereaksi dengan bersumpah akan mereformasi undang-undang kepemilikan senjata di negara itu. Tarrant, 28, saat beraksi menggunakan dua senjata semi-otomatis, dua senapan dan senjata api rakitan.

Para pengamat mengeluhkan  rasio senjata yang tinggi dibandingkan dengan populasi negara itu. Terdapat izin sekitar 1,5 juta pucuk senjata di Selandia Baru, setara dengan kira-kira ‘satu senjata untuk setiap tiga orang’. Undang-undang New Zealand memperbolehkan warga sipil dapat memiliki senjata api semi-otomatis gaya militer, saat mereka berusia di atas 18 tahun dan memiliki izin khusus tambahan dari polisi.

Aksi terrorism yang dilakukan Tarrant Jumat siang, dengan menembak membabi buta ke dalam masjid, bahkan direkam dan dipancarkan secara live di media sosial oleh terdakwa.

Polisi menangkap seorang pria lain, namun kemudian dibebaskan karena tidak terbukti  bersalah.  (yan/skynews)