Komunitas Offroad MDMA Bantu Nurfazilah

Komunitas MDMA kunjungi Nurfazilah. (Foto dok MDMA)
Komunitas MDMA kunjungi Nurfazilah. (Foto dok MDMA)

Banda Aceh – Komunitas Offroad  My Duty My Adventure (MDMA) menyerahkan sumbangan spontan Rp 4 juta kepada Nurfazillah, 42 tahun, janda lumpuh asal Desa Bagok Panah Lhee, Darul Aman, Aceh Timur. Penyerahan di lakukan di ruang rawat RSUZA,  Selasa (17/12) sore kemarin.

“Ini donasi spontan dari anggota MDMA, insya Allah terkumpul dua hari, sebagai bentuk kepedulian kami kepada ibu yang meski lumpuh tetap gigih menafkahi keluarganya,” ujar AKBP Muhammad Iqbal, Wakil Direktur Lalulintas Polda Aceh, yang juga pembina MDMA.

Nurfazilah sempat viral, karena  kegigihannya tetap membuat keripik melinjo sambil tiduran, akibat kelumpuhan yang dideritanya 9 tahun lalu. “Saat melahirkan anak dulu,” jelas Husni, anggota MDMA yang ikut menyerahkan bantuan. “Diagnosa belum, tapi sudah MRI, kaki korban semakin mengecil, tapi semangatnya tinggi sekali,” paparnya.

Komunitas otomotif, khususnya offroad binaan Wadirlantas Polda Aceh ini kerap melakukan bakti sosial di sela-sela kegiatan otomotif mereka. Sebelumnya mereka telah melakukan bantuan bagi kaum miskin desa, serta bedah rumah dalam perjalanan melintasi rute pedesaan hingga pegunungan di jalur offroad. “Biar berkah langkah kita, juga rezeki bertambah,” sebut M Iqbal.

Minibus Rombongan Presiden Nyaris Masuk Jurang di Penajam Kaltim.

Nurfazillah amat berterimakasih atas bantuan MDMA. “Terimakasih banyak, saya minta didoakan agar cepat sembuh,” ujarnya bersemangat didampingi oleh ibu dan keluarga yang menjaganya di RSUZA.

Sebelumnya Nurfazilah dirujuk ke RSUZA atas rekomendasi anggota DPRA, Iskandar Usman al-Falarkhy. Ia kini telah difasilitasi pengurusan biaya pengobatan melalui BPJS.  Nurfazilah ditemukan tetap bekerja dalam kelumpuhan akibat melahirkan, sejak tahun 2011 lalu. (yan/*)