Komunitas Offroad Ikuti dan Berbagi di Peringatan 15 Tahun Tsunami Aceh

Banda Aceh – Peringatan 15 tahun tsunami diikuti oleh komunitas offroad, terdiri dari anggota klub di bawah bendera My Duty My Adventure (MDMA) dipimpin langsung pembinanya, AKBP Muhammad Iqbal , yang juga Wakil Direktur Lalulintas Polda Aceh.

“Kita memanjatkaan doa  dengan salat Ashar bersama di Masjid Raya Baiturrahman, dan ziarah ke kuburan massal di Siron, Aceh Besar,” kata M Iqbal. Berkunjung ke Siron, para anggota yang juga banyak kehilangan keluarganya saat tsunami 26 Desember 2004 lalu berbagi dengan para pengunjung, warga Kota Banda Aceh yang kehilangan anggota keluarganya dan tak tahu apakah benar dikubur di kuburan tersebut. “Saya tak tahu, apa keluarga saya di bawa ke sini. Tapi kami tak menemukan jenazah mereka, jadi kami pikir ke sinilah mereka dikumpulkan dan dikubur,” ujar Amoy, warga Peunayong, yang kehilangan orangtua dan saudaranya.

Sementara usai berdoa di kuburan massal, komunitas MDMA juga  membagikan air mineral bagi ratusan pengunjung, umumnya warga Banda Aceh,  yang meyakini keluarga mereka dikuburkan di kuburan massal Siron. Banyak warga yang menyatakan simpatik serta terimakasih  dengan kegatan para offroader ini.

Saat awal tsunami, komunitas offroad banyak melakukan bakti sosial seperti  mendistribusikan bantuan  bantuan, mengangkat mayat hingga  menarik mobil yang terkubur dalam sungai atau kubangan air tsunami dengan unit offroad mereka. Kendaraan serabguna berpenggerak empat roda, saat itu sangat bermanfaat menembus isolasi akibat reruntuhan bangunan atau pohon yang diterjang air tsunami. (yan)

Para angota komunitas offroad mengikuti prosesi peringatan 15 tahun tsunami Aceh. foto : istimewa/opit

Para anggota Komunitas Offroad mengikuti prosesi peringatan 15 tahun tsunami Aceh, berdoa dan berbagi bersama di kuburan massal Siron, Aceh Besar. Foto istimewa/opit