Kementrian Perempuan Malaysia: “Bicara Seperti Doraemon!”

Ilustrasi pertengkaran suami istri. (Pixabay)
Ilustrasi pertengkaran suami istri. (Pixabay)

Kuala LumpurLock Down, atau di Rumah saja akibat wabah COVID-19 sudah diberlakukan sejak Minggu lalu di Malaysia. Pemerintah menyadari akan terjadi dampak akibat mengisolasi diri di rumah 24 jam sehari, di antaranya pertengkaran antara suami istri. Kementerian Perempuan Malaysia lalu memberi solusi: Bicara ala Dora emon!

“Bagi pasangan suami istri galakkan tingkah lucu bila ada kesalahfahaman. Bila Anda melihat suami Anda melakukan tugas rumah tangga dengan cara yang beda menurut Anda, janganlah mengomel,” kata kementerian itu. Mereka bahkan mengeluarkan info grafis, tentang apa yang harus dilakukan istri pada suaminya yang canggung melakukan tugas rumah tangga.

Berita Sebelumnya: Sudah Tujuh Orang Terinfeksi Virus Corona di Malaysia!

Salah satu tips dalam bentuk grafis oleh kementrian Perempuan Malaysia, yang kemudian dihapus. (CNA)
Salah satu tips dalam bentuk grafis oleh kementrian Perempuan Malaysia, yang kemudian dihapus. (CNA)

Kementrian mengatakan, para istri seharusnya menggunakan kata-kata dan ungkapan “lucu” seperti “ini adalah cara yang tepat untuk menggantung pakaian untuk pengeringan, sayangku,” dengan suara dibuat mirip Doraemon.

Selain “meniru nada Doraemon”, juga diikuti dengan tawa yang malu-malu dan feminin. Dalam grafik lain, kementerian mengatakan bahwa istri harus menahan diri dari membuat komentar sarkastik jika mereka melihat suami mereka tidak membantu dalam pekerjaan rumah.

“Minta bantuan dan beri tahu dia tentang apa yang harus mereka lakukan untuk mengerjakan pekerjaan di rumah,” tulis posting itu. Jika ada pertengkaran dan ketegangan, kementerian menyarankan wanita untuk “menghitung mulai dari satu hingga 20 sebelum menjawab.

Cegah dampak Corona: Malaysia LockDown!

Info grafis lain, yang kemudian juga dicabut oleh Kementrian Perempuan Malaysia, setelah diprotes LSM AWAM. (CNA)
Info grafis lain, yang kemudian juga dicabut oleh Kementrian Perempuan Malaysia, setelah diprotes LSM AWAM. (CNA)

“Dalam rentang 20 detik, otak akan menjadi lebih rasional dan tenang ketika mengambil keputusan,” katanya.

Dalam sebuah posting Facebook, kementerian juga mendesak para istri untuk tidak mengenakan “pakaian rumah” selama perintah kontrol gerakan: “Tunjukkan diri Anda seperti biasanya, kenakan make-up dan pakaian rapi.”

Di pos yang sama, kementerian juga merekomendasikan agar para ibu yang bekerja menjaga meja makan, dapur, dan ruang tamu tetap bersih dan rapi, untuk membantu menjaga pikiran yang jernih saat bekerja dari rumah.

Protes

Posting media sosial kementerian perempuan Malaysia itu menuai protes dari LSM All Women’s Action Society (AWAM). “Berlebihan! Perempuan bukan objek, tapi pasangan. Jadi kaum lelaki juga harus lebih wise dan pengertian,” tulis WAM.

Ide penampilan harus tetap berpakain indah, make-up bagi istri selama lockdown menurut AWAM fihak Kementrian terlalu berfikiran “seksis”. Cara tutur terkikik mirip Dora Emon juga dinilai Kementrian terlalu kekanak-kanakan. “Gaya Doraemon itu untuk anak lima tahun, bukan ibu rumah tangga!” kata mereka.

Kementerian Perempuan dan Keluarga langsung merespon kritik tersebut. “Maaf jika beberapa tips yang dibagikan tidak cocok atau menyentuh kepekaan pihak-pihak tertentu,” kata mereka.

Kementerian menambahkan bahwa mereka telah menerima tanggapan dan saran atas tip mereka, dan akan lebih berhati-hati di masa depan.

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin pada 25 Maret mengumumkan bahwa perintah stay di rumah, akan diperpanjang dua minggu hingga 14 April untuk menahan penyebaran COVID-19 lebih lanjut.

Dia mendesak warga Malaysia untuk tinggal di rumah untuk memutus rantai infeksi dan mengatakan bahwa ini adalah satu-satunya cara untuk mengatasi situasi tersebut.(yan/CAN)

Baca berita Malaysia lainnya. Ikuti berita Covid-19.