Jeff Wise : MH370 dan MH17 Perbuatan Agen Rusia!

Misteri MH370. dok : Mirror

Malaysian Airlines MH370 telah hilang sejak enam tahun lalu, pada 8 Maret 2014 malam, bersama 239 penumpang dan awaknya. Saat itu, MH-370 dalam penerbangan KLIA-Beijing, dipiloti Kapten Zachari Ahmad Shah, dan co pilot Fariq Hamid. Kebanyakan penumpang asal China.

Beragam teori konspirasi beredar sejak malam hilangnya MH-370, mulai diculik aliens, jatuh di Kamboja, Filipina, Indonesia. Dibajak AS ke Diego Garcia, hingga dibajak Rusia dan didaratkan ke Kazahkstan.  Yang terakhir disebut akibat AS membelakukan embargo ekonomi pada Rusia.

MH370
Jeff Wise, ahli aviasi internasional. Dok : FB

Begitulah teori Jeff  Wise, yang menyebut jatuhnya MH17 akibat ditembak rudal menyebabkan pesawat hancur dan seluruh penumpang dan awak saat itu berjumlah 298 orang tewas. Kali ini kebanyakan penumpang warga Belanda, karena penerbangan MH17 dari Amsterdam ke Kuala Lumpur.
Namun investigasi pemerintah Malaysia, Australia dan China memutuskan MH370 jatuh di perairan Samudra Hindia dekat Perth, Australia. Namun pencarian berbulan bulan dnegan kapal canggih berbiaya mahal tak membuahkan hasil, sehingga teori konspirasi kembali berkibar. Demikian juga MH-17, fihak barat menyebut MH-17 jatuh ditembak rudal BUK milik pemberontak Ukraina pro Rusia, sementara Rusia menuding Ukraina yang menembak dengan rudal air-to air, oleh sebuah pesawat tempur.

Salah satu teori terbaru, milik Jeff Wise,  ,menyebut kedua peristiwa  berkaitan. Keduanya sama –sama pesawat Boeing 777-20, milik Malaysian Airlines. MAS sendiri memiliki 15 armada Boeing 777-200, pesawat yang diklaim paling aman di dunia, tanpa catatan buruk, sampai kejadian MH-370 dan MH-17.

Jeff Wise bukan sembarang orang, ia adalah ahli penerbangan dan salah satu penyelidik jatuhnya kedua pesawat ini.  “Keduanya bukan kebetulan. Ada Rusia yang harus bertanggungjawab atas kedua kejadian itu,” tegasnya.

Ia memang menuding Rusia membajak MH-370 ke Kazakhstan. Ia menunjuk data satelit perjalanan “menghindar radar” MH370 menuju Kazakshtan, negara yang  mendukung Rusia dalam pencaplokan Krimea. “Lapangan terbang Baikonur Cosmodrome adalah bandara terbaik untuk menyembunyikan  MH-370,” ujarnya.

Ia kemudian mencoba menjelaskan urutan kejadian luar biasa, kaitan antara MH-370 dan MH-17. Pada tanggal 6 Maret, katanya,  Presiden AS Barack Obama memberlakukan sanksi terhadap Rusia sebagai tanggapan atas campur tangannya di Ukraina. Satu hari kemudian,  menteri luar negeri Rusia, Sergey Lavrov, menanggapi dengan mengatakan bahwa sanksi-sanksi itu “akan menghantam AS seperti bumerang”. Dan sehari kemudian MH-370 menghilang!

Lokasi yang diduga MH370 jatuh kehabisan bahan bakar, dan puing ditemukan. Foto dok google

Lalu pada 17 Juli, Presiden Obama mengumumkan sanksi baru terhadap Rusia, terkait pencaplokan Krimea.  Presiden Vladimir Putin menanggapi dengan pernyataan publik keras, mengingatkan AS aka nada balasan ibarat boomerang pada dunia, khususnya AS. Keesokan harinya, MH17 ditembak jatuh di langit Ukraina.

MH370
Pilot MH-370 Kapten Zachari Ahmad Shah dan co pilot Fariq. foto dok : Bumoe

Peristiwa-peristiwa ini, katanya,  mengandung banyak fitur serupa yang menakutkan.
Dalam bukunya tahun 2015, ‘The Plane is not There,” Wise menyebut media tak akan faham, dan akan terus terseret dalam berita mainstream.  Diakuinya, MH-17 akibat kecerobohan milisi pro Rusia, yang menyangka itu pesawat tempur, mirip Iran menembak jatuh Boeing 737-800 Ukraina akhir tahun lalu. “Tapi itu sudah didesan Rusia,” ujarnya, kembali  menuding. Begitu banyak teori mengenai MH-370 akibat hilangnya secara misterius. Namun para ahli utama sepakat, MH-370 jatuh akibat kesengajaan pilot Zachari Shah, terkait politik dalam negeri – Zachari pendukung fanatik Anwar Ibrahim — dan masalah dalam keluarganya. (yan/Express/***)