“Jam Kiamat” Bergeser 30 Detik, 2 Menit Jelang Kiamat

BUMOE 26 Jan 2018
“Jam Kiamat” Bergeser 30 Detik, 2 Menit Jelang Kiamat
Jam Kiamat. (Redesign: Bumoe.id / Sumber Google Image)

Ini kedua kalinya, ilmuwan nuklir memindahkan jarum “jam kiamat’, 2 menit menjelang ke pukul 12.00, saat kemungkinan kiamat  terjadi.  Kiamat di sini bisa bencana alam, maupun perang. Kita ada di 2 menit menjelang kemusnahan.

Situasi saat ini persis saat AS dan Soviet melakukan uji coba nuklir dan bom hydrogen, tahun 1953 lalu. Rachel Bronson, presiden Bulletin of Atomic Scientists pada wartawan mengakui langsung “kegagalan Presiden Trump dan para pemimpin dunia lainnya untuk menghadapi ancaman perang nuklir dan perubahan iklim.”

Kebijakan Trump dinilai berbahaya dan bisa membuka perang, khususnya dnegan Korut, atau Rusia dan China. Keberadaan program nuklir di Pakistan, India, Rusia, Iran dan Korea Utara, juga disorot. Penguatan senjata perang di China, serta klaim mereka atas laut China Selatan juga menjadi masukan.

Lawrence M. Krauss, pensiunan Angkatan Laut Rear Adm. David Titley mengaku khawatir dengan pemindahan jam 30 detik itu. “Peran dan kebijakan Presiden AS dalam situasi ini sangat penting,” ujarnya.

Perubahan iklim menjadi catatan lain. Respon dunia terhadap perubahan iklim dinilai kurang, sehingga perusakan dan pemanasan global terus terjadi. (yan/future, mirror, *)

 

Berikut situasi jam kiamat yang dihitung dan dipetakan oleh ilmuwan atom :

1947 : 11.53pm. Awal jam kiamat, saat ilmuwan ingin memberi peringatan pada publik dan otoritas politik di dunia, akan bahaya kemungkinan kiamat bagi bumi.

1949: 11.57pm. Uni Soviet resmi menguji coba senjata nuklir mereka. Tahap awal lomba senjata nuklir.

1953: 11.58pm. AS menguji coba bom Hidrogen, yang melenyapkan sebuah pulau di Pasific. Delapan builan kemudian Soviet menguji bom H mereka.

1960: 11.53pm. AS-Soviet terlibat konfrontasi soal perang Israel-Mesir

1963: 11.48pm. Setelah pelrombaan test senajat nuklir, AS dan Soviet untuk pertamakalinya sepakat tidak menguji senjata nuklir di atsmosfier bumi. Jam kiamat pun melambat.

1968: 11.53pm. AS terlibatperang di Vietnam, perang regional, dan Perancis serta China mulai mengembangkan senjata nuklir.

1969: 11.50pm. Hampir semua negara sepakati wilayah bebas senjata nuklir

1972: 11.48pm. Amerika Serikat dan Uni Soviet menandatangani Perjanjian garis batas strategis  dan Traktat Anti- rudal Balistik antar benua (ICBM)

1974: 11.51pm. India menguji coba senjata nuklir pertamanya

1980: 11.53pm. AS dan Soviet diam diam terus memperbaharui senjata nuklir mereka

1981: 11.56pm. Soviet menginvasi Afghanistan, ditantang Amerika

1984: 11.57pm. Hubungan paling buruk Soviet-AS

1988: 11.56pm. Uni Soviet dan AS tandatangani pernajian nuklir terbatas

1990: 11.50pm. Polandia, Cekoslovakia, Hungaria, Rumania membebaskan diri dari kontrol Soviet. Sekretaris Jenderal Soviet Mikhail Gorbachev menolak  campur tangan,  mengurangi risiko perang nuklir.

1991: 11.43pm. Perang dingin AS-Soviet usai.

1995: 11:46pm. Perlahan, perang dingin antar adidaya mulai kembali terjadi, walau dalam skala kecil

1998: 11.51pm. India dan Pakistan terlibat perang, dan memodifikasi senjata nuklir mereka

2002: 11.53pm. Kekhawatiran terorisme, bahkan menggunakan senjata nuklir

2007: 11.55pm. Dunia di ambang perang nuklir, di mana AS dan Soviet tampaknya siap memulai serangan. Korut mulai melakukan uji coba nuklir, serta perubahan iklim yang mengkhawatirkan.

2010: 11.54pm. Masyarakat global mengutuk pemakaian nuklir, termasuk senjata pemusnah global itu

2012: 11.55pm. Isu senjata nuklir mereda, namun dampak global warming terhadap cuaca dan berbagai penyakit di bumi meningkat tajam

2015: 11.57pm. Perubahan iklim yang tidak terkendali, modernisasi senjata nuklir global, dan persenjataan persenjataan nuklir berukuran besar menimbulkan ancaman yang luar biasa dan tak terbantahkan bagi kelangsungan keberadaan umat manusia.

 

Komentar


Artikel Terkait


Tulisan Lainnya