Iran Akui Tembak Boeing 737-800 Ukraina!

Seluruh 177 penumpang dan awak tewas. (Foto: AP)
Seluruh 177 penumpang dan awak tewas. (Foto: AP)

Teheran – Pemerintah Iran akhirnya mengakui  menembak jatuh pesawat komersial Boeing 737-800 nomor penerbangan PS752 yang menewaskan 177 penumpang dan awak pesawat! “Kami mengira itu pesawat musuh, tertembak secara tak sengaja. Ini murni human error,” aku otoritas pemerintah Iran melalui stasiun pemerintah Iran, Sabtu (11/1/2020) pagi.

Pesawat komersial itu dituding terbang dekat wilayah udara ‘sensitif’. Padahal pesawat saat itu baru lepas landas. “Ini peristiwa dan hari yang menyedihkan bagi kita. Kesimpulan awal penyelidikan angkatan bersenjata Iran pesawat tersebut telah tertembak rudal secara tak sengaja,” ujar Menteri Luar Negeri Iran, Javad Zarif.

Baca Juga: Akhirnya, NTSB Dibolehkan Selidiki Jatuhnya Boeing 737-800 Ukraina

Ia menyebut provokasi AS telah menyebabkan prajurit dalam keadaan siaga penuh dan sangat sensitive. “Mereka menyangka itu sebuah drone AS,” katanya. Karena itu, ia atas nama pemerintah menyatakan permintaan maaf, rasa belasungkawa kepada semua keluarga korban, dan negara negara yang terkena dampaknya.

Rekaman radar di Flightradar24, jatuh usai terbang 7000 kaki.
Rekaman radar di Flightradar24, jatuh usai terbang 7000 kaki.

Sebelumnya Iran terus membantah telah menembak pesawat komersial Ukraina tersebut, dengan menyebutnya sebagai kegagalan mesin. Di dalam pesawat, terdapat 82 warga Iran, 63 warga Kanada, 11 dari Ukraina, 10 Swedia, 4 Afghanistan, 3 Jerman dan 3 warga Inggris.

Pesawat ditembak saat baru 3 menit lepas landas dari Bandara Khomeini, Teheran, Iran. Saat itu Boeing 737-800 PS752 sudah berada pada ketinggian 7000 kaki, dan langsung rontok ke bumi bersama melayangnya 177 nyawa. Aksi sembrono militer Iran yang  sangat menyedihkan.(yan/Mirror)