India- Pakistan Perang! Dua MiG 21 dan satu F-16 Ditembak Jatuh!

BUMOE 28 Feb 2019
India- Pakistan Perang! Dua MiG 21 dan satu F-16 Ditembak Jatuh!

New Delhi – India mengaku menembak jatuh jet tempur F-16 Fighting Falcon  milik AU Pakistan di wilayah Kasmir, India. Sementara Pakistan mengaku menembak jatuh dua jet India, juga jenis MiG21 dan menyandera pilotnya. Pakistan menembak jatuh MiG-21 India dalam pertempuran dogfight antara F-16 Pakistan dengan MiG 21 India.

Perang India Pakistan di wilayah Kashmir. wilayah yang terus disengketakan dua negera semakin memanas, Rabu (27/2/2019). Semula Pakistan menembak jatuh dua MiG 21 India yang masuk wilayahnya, dan menangkap ke dua pilot. Para pilot bahkan di arak, yang membuat India Marah.

Namun AU India hanya mengaku kehilangan satu jet tempurnya. “Kami juga menembak jatuh sebuah jet tempur musuh,” kata pejabat militer India. Pertempuran udara terjadi di wilayah Kashmir, Himalaya usai India mengerahkan jet tempur untuk menggempur gerilyawan ekstrimis, sebagai balas dendam atas aksi bom bunuh diri, 14 Februari lalu yang menewaskan 40 prajurit India.

Pakistan telah menutup wilayah udaranya di Kashmir untuk penerbangan sipil, sementara enam bandara di India ditutup dan sebagian wilayah udara di utara New Delhi juga ditutup untuk penerbangan sipil. “Kita tak bisa menghindar bila konflik akan bermula di sini (Kashmir),” ujar PM Pakistan, Imran Khan.

Ia mengaku ingin meredakan eskalasi konflik, denganmengundang India ke meja perundingan.  Imran mengaku militer negaranya telah menembak jatuh dua MiG India yang masuk ke wilayah udara Pakistan.

Pilot MiG India yang ditahan militer Pakistan. Foto : Daily mail

Pilot MiG-21 India yang ditahan militer Pakistan. Foto : Daily mail

“Pilotnya ada sama kami,” tandasnya. Pilot India itu diakui diperlakukan “secara baik”. Namun dalam sebuah video di medsos, tampak seorang pilot MiG India itu, yang disebut bernama Abhinandan Varthaman, di arak dengan mata tertutup,  tangan di ikat, dengan muka berdarah dan memar. Ia disebut dipukuli warga sipil. “Saya berkeluarga, dan maaf tidak ada hal lain yang bisa saya sampaikan pada anda,” ujar sang pilot dalam sebuah wawancara dengan interogator Pakistan.

Jubir militer Pakistan menyebut satu MiG 21 India jatuh di wilayah Pakistan, dan satu lagi jatuh di wilayah India. “Sebenarnya kami tidak ingin eskalasi meningkat jadi perang besar, kami tidak ingin berperang,” kata Mayjend Asif Ghafoor, saat konferensi pers bersama PM India Imran Khan.  “Sayangnya kami juga kehilangan satu jet tempur, “ akunya.

Eskalasi perang kedua negara bermula ketika aksi bunuh diri 14 Februari 2019 yang menewaskan 40 tentara India, di wilayah Pulwama, sebelah timu Srinagar, India. Pemerntah di New Delhi kemudian bertindak menerbangkan dua jet tempur ke wilayah udara Paskitan, untuk menggempur kamp Jaish-e-Mohammed (JeM), kelompok militan yang mengklaim sebagai pelaku aksi bom bunuh diri 14 Februari.

Pakistan kemudian mengaku aksi pemboman itu ‘tidak menimbulkan korban’, namun berjanji akan membalas. Aksi itu kemudian terjadi Rabu kemarin, saat Pakistan dan India saling klaim menembak jatuh jet tempur musuh.

AS, bersama China dan Uni Eropa, telah menyerukan agar para pemimpin kedua negara berfiki jernioh dan tenang.  “Kami mendorong India dan Pakistan untuk menahan diri, dan menghindari eskalasi dengan cara apa pun,” kata Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo. Ditakutkan, bila perang besar pecah, bisa memicu gejolak dunia, karena kedua negara memiliki ratusan senjata dengan hulu ledak nuklir.

Peta konflik India-Pakistan di wilayah Kashmir. Daily mail

Pakistan sendiri membantah terlibat dalam pemboman Kashmir pada 14 Februari yang menewaskan 40 tentara India. Sementara India  menuduh tetangganya mendukung kelompok-kelompok ekstremis. Wilayah Himalaya telah dibagi antara India dan Pakistan sejak kemerdekaan pada tahun 1947.

Beberapa maskapai, termasuk Emirates, Etihad, dan Qatar Airways, menangguhkan penerbangan ke Pakistan setelah negara Asia Selatan itu menutup ruang udaranya hari ini. Situs FlightRadar24  menunjukkan Singapore Airlines, British Airways, dan airlines di jalur Australia atau Asia Tenggara ke Jazirah Arab dan Eropa terpaksa mengalihkan rute  penerbangan ke wilayah selatan.

Wilayah udara Pakistan yang kosong akibat larangan terbang hingga Kamis (28/02/2019) pagi. Rute pesawat komersil bertumpuk ke selatan. dok : Flightradar24

Qatar Airways mengatakan mereka telah menangguhkan sementara penerbangan ke delapan kota di India dan Pakistan, karena ‘situasi perang’ antara dua negara. (yan/Dailymail/CNN/***)

Komentar


Artikel Terkait


Tulisan Lainnya