Gempa 6,9 SR Guncang Jawa, 2 Meninggal

BUMOE 16 Des 2017
Gempa 6,9 SR Guncang Jawa, 2 Meninggal
Pusat gempa 6,9 SR. Geofon

Gempa cukup besar mengguncang pulau Jawa, pusatnya di 43 kilometer Barat Daya Tasikmalaya, Jawa Barat. Gempa pukul 23.47 WIB ini tercatat di BMKG 7,3 SR, badan gempa AS, USGS mencatat 6,9 SR dan GSF Jerman mencatat 6,5 SR pada kedalaman 105 km.

BMKG sempat mengeluarkanperingatan tsunami di pantai selatan Jawa, namun satu jam kemudian peringatan itu dicabut. Selain kerusakan bangunan, dua warga meninggal, atas nama Kusnadi (60), warga Desa Cihuni, Kecamatan Pangatikan, Garut. Korban meninggal karena serangan jantung saat gempa terjadi. Korban kedua Hj. Dede Lutfi (62) Hj, warga Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Selain itu, laporan awal 5 orang luka-luka akibat gempa tersebut, tersebar di sejumlah daerah yakni 2 orang di Desa Gunungsari, Ciamis, Jawa Barat, 2 orang luka-luka di Kebumen, Jawa Barat, dan 1 orang luka-luka di Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Rata-rata korban luka-luka akibat tertimpa rumah yang roboh akibat gempa.

“Dampak gempa, terdapat banyak rumah dan bangunan mengalami kerusakan di banyak daerah,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho pada Tirto.id, Sabtu (16/12/2017).

Gempa akibat tubrukan lempeng Indo Australia dan Eurasia-Pasific di subduksi Sunda. Wilayah Indonesia merupakan jaringan Rings of Fire yang rawan gempa, akibat pertemuan tiga lempeng tektonik dunia. (bbs/*)

Komentar


Artikel Terkait


Tulisan Lainnya