DR M : Najib, Kesalahan besar dalam hidup saya!

Kuala Lumpur – Ketua Pakatan Harapan Dr Mahathir Mohamad,  begitu menyesali sebuah keputusan dalam hidupnya : “Saya menyesal memilih Najib Abdul Razak sebagai PM menggantikan saya,” tegasnya.  Hal itu dikatakan Dr M, dalam rapat umum di Desa Pandan, di dalam daerah pemilihan parlemen Titiwangsa, Mahathir meminta maaf kepada lebih dari 1.500 pengikutnya.
“Saya sekarang ingin bekerja keras untuk memperbaiki kesalahan ini,” kata mantan perdana menteri itu.
Di bawah hujan gerimis, para pendukung Dr M bergeming. “Kami ingin Tun, kami mencintai Tun, dan Tun hidup panjang!” seru seorang pendukung.

Pilihan Raya 2013, Dr M masih “ berfihak” pada BN, khususnya Najib. “Kerana saya masih ingin melihat dia berubah haluan, memperbaiki ekonomi, dan harkat martabat Malaysia,” ujarnya. Apakah Tun M menyesal? “Ya, saya menyesal, dan kini ingin memperbaikinya dengan mau berkorban untuk Pakatan, walau usia saya tak muda lagi,” ujarnya sendu.

Dr M, memang telah merubah Malaysia. Walau semula oposan menganggapnya tokoh yang juga korup, namun mereka menilai Dr M “seimbang” dalam membangun Malaysia. Sementara Najib mereka anggap begitu rakus, dan mereka sebut perompak yanmg menakhodai “kapal” Malaysia.

Tun M memang banyak membangun fundamen kejayaan Malaysia. Kunjungan turis yang melimpah saat ini, tak lepas dari pembangunan infraktruktur pendukung yang digagas Dr M. Berbagai wilayah persekutuan mengakui itu. Termasuk pembangunan infrastruktur di ibukota Kuala Lumpur. Pusat administrasi yang dipindahkan ke luar kota, serta perluasan bandara-bandara. Pembangunan MRT yang kini amat digemari turis sebagai alat transportasi yang mudah dan murah. Serta objek pariwisata yang menawarkan keindahan dan kemudahan, serta sector pendidikan yang kini membuat Malaysia melampaui “saudara serumpunnya”, Indonesia. Semua tak lepas dari andil Dr M, yang kini menyesali keputusan terpenting dalam hidupnya, dan perjalanan sebuah negara, Malaysia. (yan/*)