Di-ejek Mirip Bule, Gadis India Minta Test DNA

BUMOE 15 Des 2017
Di-ejek Mirip Bule, Gadis India Minta Test DNA

Bermata biru, rambut pirang dan kulit putih, penampilan  Pooja Ganatra lebih mirip orang Irlandia, ketimbang India. Padahal, gadis yang suka tenis  berusia 24 tahun ini memang lahir di Mumbai dari ayah dan ibu asli India.

Bukannya dipuji, Pooja kerap di-ejek, dan dijauhi teman-temannya. Pooja, yang kini membuka usaha butik pribadi, bahkan di-intimidasi karena fisiknya yang berbeda dari umumnya warga India.

“Ketika lahir, keluarga saya bahkan terkejut. Dalam keluarga semua memiliki kulit coklat, rambut hitam dan mata coklat, seperti kebanyakan orang India,” paparnya. Awalnya, tetangganya terpesona. Lama-lama, Pooja menjadi gossip, bahkan dapat ejekan.

Pooja Ganatra

Apalagi saat bintik-bintik khas bulenya muncul usianya tiga tahun, ia semakin dianggap aneh. “Saya dilarikan ke klinik karena semua orang mengira itu cacat lahir atau penyakit kulit.”

Kemudian saat  bersekolah, Pooja kerap di-bully teman-temannya. Dia dijuluki manusia sejuta tahi lalat, akibat bintik-bintik di wajahnya. “Bahkan di tahun pertama di universitas, saya dilarang memakai kaos tanpa lengan karena menurut mereka terlalu eye catching dengan kulit putih saya,” ujarnya sedih.

Di satu sisi, ia jadi populer juga, karena banyak yang minta berswafoto. “Orang India suka berpose dengan orang asing, khususnya bule. Jadi banyak yang minta selfie dengan saya,” katanya.

“Hey, saya orang India juga, bukan bule!” Tapi orang-orang tetap minta berfoto, katanya.

Bila naik taksi, sopir kerap mengatakan sebagai bule bahasa Inggris Pooja amat jelek. Dan si sopir kemudian tercengang ketika Pooja berbicara dalam bahasa Hindi. “Kerap apa-apa dihargai mahal untuk saya, karena dianggap turis asing. Cape juga karena harus membuktikan dulu bahwa saya orang India,”
Bahkan ketika suatu kali ia sempat bepergian ke Amerika Serikat,  orang tidak percayai dia dari India. “Bahkan di imigrasi petugas membolak-balikkan paspor saya berkali-kali,” ujarnya lucu.

Ayah Pooja, Rajesh, 51, memiliki kulit yang lebih gelap, sementara ibunya, Hemaxi, 46, berkulit kuning. Ia merasa penasaran atas misteri fisiknya, apalagi neneknya telah tiada, ia tidak bisa bertanya dari mana turunan fisiknya seperti saat ini . “Nenek saya meninggal saat ibu saya masih sangat muda, jadi saya tidak pernah bisa bertanya kepadanya tentang hal itu, tapi saya sangat penasaran.”

Pooja bersama ibunya

India memang pernah dijajah Inggris selama 100 tahun, siapa tahu nenek moyang Pooja pernah berkaitan dengan Inggris? “Saya ingin sekali mendapatkan tes DNA suatu hari nanti, untuk mengetahui lebih banyak tentang leluhur saya,” paparnya. (Mirror/*)

 

Komentar


Artikel Terkait


Tulisan Lainnya