Data Satelit : Mirip Drum, Getaran Magnet Bumi Melawan Sinar Gamma

Sekuat apapun Anda berteriak, taka da artinya di ruang hampa. Namun, terpaan sinar gamma matahari ke bumi, yang ditahan medan magnet bumi, menghasilkan getaran mirip drum. Getaran setara ledakan milyaran ton TNT!

Anda mungkin sedang menikmati hidup di bumi. Namun setiap detik, medan magnet bumi ‘berusaha’ menyelamatkan planet ini dari hajaran sinar matahari yang mematikan. Satelit Themis NASA memberi bukti betapa medan  magnetosfer bumi bergetar seperti drum, saat diterjang sinar gamma Matahari.

“Selain menyelamatkan bumi, kita dapat menambahkan beberapa frekwensi setara ke dalam alat magnetik multi-instrumental tempat kita hidup ini,” kata pemimpin penulis studi, Martin Archer dari Queen Mary University of London.
Para ahli telah lama tahu, medan magnet beresonansi saat dihantam sinar gamma. Namun baru kini mereka juga tahu medanmagnet juga berosilasi seperti drum, yang jauh lebih lebih ‘berbahaya’ dan berat bagi medan magnet,” ujarnya.

Dr Archer dan tim menelusuri  kembali data dari satelit Themis, sejak 2007, dan menemukan sebuah konfigurasi plasma jet terisolasi, yang bergerak 400 kilometer/detik – empat kali lebih cepat dari badai matahari yang menerpanya.

Empat dari lima satelit THEMIS mendeteksi gelombang – yang dikenal sebagai gelombang magnetosonic – ketika tepi magnetosfer menyapu mereka. Gelombang magnetosonik adalah gelombang tekanan seperti gelombang suara. Tetapi alih-alih bergerak melalui gas atau padatan, gelombang magnetosonic melewati plasma, gas yang bermuatan listrik.

Gelombang frekuensi ultra-rendah ini tidak mungkin didengar manusia manusia. “Di runag hampa, (suara)nya benar-benar lemah,  – bahkan variasi tekanan, bukan yang magnetis, tidak akan bisa menggerakkan gendang telinga kita. Padahal di ruang dimensi kita, mungkin akan sangat menghancurkan,” katanya. (yan/news.com.au)