Boeing 737 Jatuh Di Cuba, 110 Tewas

Boeing 737 Cubana Airlines.
Boeing 737 Cubana Airlines.

Havana, Kuba — Sebuah pesawat komersil membawa 113 penumpang milik Cubana Airlines, jatuh saat hendak lepas landas di Bandara Havana, Cuba, Jumat (18/5/2018) kemarin. Pesawat jatuh dan  meledak menjadi bola api, menewaskan hampir seluruh penumpangnya.

Penerbangan Cubana de Aviacion adalah penerbangan domestik dari Hacana menuju Holguin. Di dalam pesawat, terdapat 104 penumpang dan sembilan awak. Sejauh ini hanya empat orang ditemukan selamat dan diangkut ke RS dalam keadaan kritis. Satu orang kemudian meninggal di rumah sakit.

Dalam manifest, terdapat 108 penumpang dan awak dewasa, lima anak-anak. Pesawat gagal take off. Dan jatuh dekat sekolah menengah, di lingkungan Santiago de las Vegas.

Baca Juga: Pesawat Anda Tumpangi “Mau Jatuh”, Harus Bagaimana?

Penerbangan DMJ 0972 menuju kota Holguin, di Kuba timur, jatuh pada pukul 12.08 malam waktu setempat. Puing-puing berserakan di area 12 mil, selatan Havana,  sebagian besar hitam terbakar.

“Kami mendengar ledakan dan kemudian asap hitam membubung,” kata Gilberto Menendez, pemilik resto dekat lokasi kejadi pada reuters.

Puing-puing pesawat. (Foto: Reuter/Dmail)
Puing-puing pesawat. (Foto: Reuter/Dmail)

Carlos Alberto Martinez, direktur rumah sakit Calixto Garcia Havana, mengatakan empat korban kecelakaan telah dibawa ke sana. Satu korban kemudian meninggal, dan tiga lainnya, semua wanita, berada dalam kondisi kritis.

“Masih hidup tetapi menderita luka bakar berat dan bengkak,” kata seorang kerabat korban selamat.

Pesawat Boeing 737 ini ternyata disewa dari sebuah maskapai kecil Meksiko bernama Damojh atau Global. Pesawat akan menuju kota wisata Holguin, yang memang kota tujuan wisatawan lokal di Cuba.

Awak pesawat terdiri dari warga Meksiko. Presiden baru Kuba, Miguel Diaz-Canel, langsung tiba di lokasi kejadian 30 menit usai kecelakaan.

“Kelihatannya banyak korban. Kita tunggu konfirmasi fihak penerbangan maupun petugas evakuasi,” katanya.

Ditanya soal penyebab kecelakaan, Niguel menyatakan belum ada kabar pasti. “Kita belum tahu penyebabnya,” ujarnya pada wartawan.

Puing-puing pesawat Boeing 737. (Foto: Reuter/Dmail)
Puing-puing pesawat Boeing 737. (Foto: Reuter/Dmail)

Maskapai penerbangan nasional Kuba, Cubana de Aviacion, dilanda masalah keamanan dalam beberapa tahun terakhir, karena armadanya yang semakin menua. Sehari sebelum kejadian, lebih sepertiga armadanya, yang terdiri dari pesawat komersial buatan Rusia, resmi di-grounded.
Maskapai ini memilik 16 armada berusia rata-rata 10 tahun, terdiri dari Ilyushin, Antonov dan Tu-Tupolev buatan Rusia.(yan/DM)