Bocah Ular di India, Ganti Kulit Tiap Bulan!

jagannath, 10 tahun, si bocah ular dari India. (Foto: Dok Mirror)
jagannath, 10 tahun, si bocah ular dari India. (Foto: Dok Mirror)

Seorang anak di India Timur, dijuluki bocah ular, karena ia mengganti kulitnya tiap satu bulan sekali! Anak lelaki ini dikenal sebagai Jagannath, 10 tahun, menderita kondisi kulit genetik langka yang disebut ichthyosis lamellar.

Kondisi ini menyebabkan kulit tumbuh terlalu cepat, kering, dan luruh, mirip reptil. Kondisi Jagannath kini semakin parah, kulitnya keropos setiap empat hingga enam minggu sekali. Oleh orangtuanya, ia diharuskan mandi setiap jam, agar kulitnya basah, bahkan dioleskan pelembab usai mandi, untuk meredakan kerontokan kulitnya.

Jagannath dnegan kondisi tangan terkelupas. (Foto:  Mirror)
Jagannath dnegan kondisi tangan terkelupas. (Foto: Mirror)

Warga distrik Ganjam di India Timur, terlihat memiliki kulit bersisik, kering dan mengelupas di sekujur tubuhnya. Kulitnya menjadi sangat kencang sehingga bahkan untuk berjalan dengan baik Jagannath tampak kesulitan. Ia membutuhkan tongkat untuk berjalan.

Ayahnya, Prabhakar Pradhan, adalah seorang petani, yang tidak mampu membayar biaya perawatan putranya. “Jagannath telah menderita penyakit ini sejak bayi, dan tidak ada obat untuk penyakitnya ini,” ujarnya sedih.

Ada Angka ‘2020’ di Hati Ayam, Pertanda Buruk di Tahun 2020?

“Saya tidak punya cukup uang untuk membawanya berobat. Hati saya hancur melihat dia menderita oleh penyakit mirip kutukan ini. Entah apa salah saya,” keluhnya lagi.

Jagannath, bersama kedua orangtuanya. (Dok: Mirror)
Jagannath, bersama kedua orangtuanya. (Dok: Mirror)

Dengan bantuan warga, Jagannath pernah dikonsultasi ke dokter kulit di kampungya. Seorang dokter yang menangani Jagannath yang tidak mau disebutkan namanya mengakui  tidak mampu mengidentifikasi penyakit ini. “Tidak ada obat untuk penyakit kulit ini, walau ada sebagian dokter mengatakannya ada,” ujarnya.

Dr Rakhesh, konsultan senior dermatologis di rumah sakit Aster MIMS di Kerala, India, mengatakan, lamellar ichthyosis adalah salah satu kondisi kulit bawaan yang paling langka. Saat ini belum ada obatnya, tetapi kondisinya dapat diobati dengan krim dan beberapa obat lain, untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup, katanya.(yan/mirror)