Barat: Pesawat Ukraina Ditembak Rudal Iran!

Kepingan badan pesawat Ukraina Boeing 737-800. (Foto dok: Mirror/GettyImages)
Kepingan badan pesawat Ukraina Boeing 737-800. (Foto dok: Mirror/GettyImages)

Washington – Amerika Serikat menuding Boeing 737-800 Ukraina yang jatuh di Teheran (Rabu/8/1/2020) disebabkan rudal yang ditembakkan Iran ke Irak. Namun Iran tetap bersikukuh Pesawat komersial berpenumpang 176 orang itu jatuh karena kerusakan mesin.

Boris Johnson, Perdana Menteri Inggris mengatakan, laporan rahasia potongan tubuh korban jatuhnya Ukraina Airlines Boeing 727-800 menunjukkan tubuh mereka dihantam benda panas. (Berita sebelumnya: Boeing 737 Ukraina Jatuh di Teheran, 170 Tewas!)

“Kemungkinan itu rudal Iran. Kita prihatin, dan akan terus mencoba menyelidiki penyebab musibah. Ada empat warga Inggris dalam pesawat,” tegasnya.

Iran Tembakkan 10 Rudal Ke Pangkalan AS di Irak
Infomotiongraphic. (Fauzan MY)

Ia mengatakan sudah berbicara dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengenai hal ini, dan minta Zelensky menekan Iran agar mau memberikan blackbox untuk diteliti secara terbuka.

Lihat Juga: Tolak Serahkan Blackbox, Iran sebut Jatuhnya Boeing 737 Ukraina Akibat Gagal Mesin

Media Australia bahkan menulis keyakinan  mereka bahwa  kecelakaan pesawat Ukraina Airlines di Iran itu akibat serangan rudal. “Ada dua rudal ditembak Iran ke sasaran di Irak, hanya beberapa detik sebelum pesawat lepas landas, malam itu,” tulis SkyNews.

Para pejabat AS dan PM Kanada, Justin Trudeu menyebut kemungkinan pesawat diterjang rudal SA-15 milik Iran secara tak sengaja. Beberapa kepingan pesawat yang dijumpai, mirip kejadian Boeing 777 Malaysia Airlines di atas Ukraina, beberapa tahun lalu, yang dituding barat juga akibat hantaman rudal Rusia.

Lihat Juha: Teori Baru: Pesawat MH370 Terbakar!

Apalagi kemudian muncul rekaman CCTV baru, yang menunjukkan ledakan pesawat sebelum jatuh. “Pecahan kecil yang berapi itu jelas menunjukkan ledakan akibat tembakan rudal,” tulis The New York Times. Berikut detik-detik Boeing 737-800 Ukraina Airlines jatuh dekat Parrand, Teheran usai lepas landas, Rabu (8/1/2020) malam.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison juga mengaku memperoleh informasi serupa. “Serupa mitra kita di Barat, kita dapat informasi kecelakaan mengerikan itu akibat rudal darat,” katanya.

Iran menolak tudingan fihak barat, dan bersikeras kecelakaan akibat kerusakan mesin. Iran, tampaknya harus sendirian membela diri, apalagi bila black box tidak di-umumkan untuk dibaca secara terbuka.(yan/mirror/skynews/news.co.au)