Australia Berencana Bangun Hyperloop? 1000 km dalam 45 menit!

Virgin hyperloop one, di uji coba. dok : hyperloop

Melbourne – Pemerintah Australia sedang mempertimbangkan untuk membangun jaringan KA supercepat Hyperloop, yang akan menghubungkan Adelaide,  Melbourne, Canberra, Sidney hingga ke Brisbane dalam hitungan menit!

Lupakan Bullettrain bahkan pesawat terbang. Kini ada angkutan darat yang lebih cepat dari pesawat, namanya KA Hyperloop. ‘Kereta Api’ ini bisa melaju hingga 1223 km perjam!

Melihat minat Australia, Hyperloop Transportation Technologies pun segera  mengajukan proposal pada pemerintah. Dengan kecepatan setara pesawat jet,  orang Australia dapat melakukan perjalanan antara Sydney dan Melbourne dalam waktu kurang dari 40 menit, Melbourne dan Canberra (sekitar 23 menit), Canberra dan Sydney (14 menit) dan Sydney dan Brisbane (37 menit). Sayangnya, gagasan Elon Musk ini belum pernah diterapkan. Bila jadi, Australia adalah negara pertama yang meng-aplikasinnya.

Jalur hyperloop. dok hyperloop tech/news.com.au

Namun, Virgin Hyperloop One telah membangun sistem uji skala penuh di Nevada, dan di Perancis. Hyperlop berharap pemerintah Australia berani mencobanya, dengan jaminan teknologi KA supercepat ini aman, efesien dan layak diterapkan sebagai sarana transportasi  publik masa depan.

Menteri Industri Pertahanan dan Anggota Parlemen Queensland, Steven Ciobo, mendukung penuh dan  mendesak Pemerintah Queensland untuk mempertimbangkan teknologi tersebut. Ia menyebut ini bisa mengurai kepadatan jalan tol M1Brisbane menuju Gold Coast. “Saya sudah kunjungi markas Hyperloop, maupun lokasi ujicoba di Texas. Sistimnya bagus dan amat futuristic,” katanya.

Hyperloop  pada dasarnya melibatkan penggunaan levitasi magnetik pasif dan propulsi, untuk memindahkan kapsul  (gerbong), yang mampu memuat 38 penumpang.  Tekanan udara dalam tabung diminimalkan saat akan bergerak, hingga mendekati nol, sehingga  kapsul tanpa pengemudi itu dapat bergerak dengan kecepatan tinggi tanpa gesekan.

Hyperloop juga menjamin teknologi mereka bersahabat dnegan bumi, tanpa penggunaan listrik berlebihan, bahkan dibandingkan sistem maglev konvensional. Dalam proposalnya, Hyperloop mengatakan penumpang dan KA akan aman dari gangguan luar, karena “terbang” dalam lorong yang tertutup dari dunia luar.

Jarak 800-1000 km hanya dalam hitunganmenit. dok : news.com.au

Namun  Profesor Rico Merkert dari Institut Studi Transportasi dan Logistik Universitas Sydney mengatakan proyek ini hanya angan-angan Musk, dan sulit diterapkan. “Kalaupun bisa, Hyperloop terlalu mahal. Dan itu tidak layak saat ini, karena kita masih berkutat pada kondisi ekonomi dunia yang belum stabil,” ujarnya.

Hyperloop sendiri yakin sistem transportasi ini akan sangat cocok untuk Australia,  karena paling kompetitif (dibandingkan dengan kereta api atau udara konvensional) untuk jarak kota antara 700-1500 km.

“Pada jarak antara 400 km dan 800 km, layanan kereta api yang ada sudah kompetitif dengan perjalanan udara. Tapi di atas 800km, kereta berkecepatan tinggi mengalami kesulitan bersaing dengan penerbangan. Hyperloop lah solusinya,” ujar jubir Hyperloop setengah berpormosi.

Ia menambahkan, jarak jalan tol antara kota-kota seperti Sydney dan Melbourne (898km), Sydney -Brisbane (919km), dan Melbourne – Adelaide (726km) sangat cocok untuk teknologi hyperloop. (yan/news.com.au)