Astronom : Uji CERN Bisa Bikin Bumi Sebesar Lapangan Bola!

BUMOE 10 Okt 2018
Astronom : Uji CERN Bisa Bikin Bumi Sebesar Lapangan Bola!
CERN bisa buat bumi mengecil seukuran lapangan bola. dok : google

Martin Rees, seorang kosmologis Inggris terkenal, mengingatkan bahaya uji coba akselerator partikel, seperti Large Hadron Collider (LHC), menembak partikel dengan kecepatan sangat tinggi, bisa menghancurkan Planet Bumi.  Uji akselerato Partikel itu dilakukan untuk menemukan partikel baru yang membuat alam semesta tercipta.

“Bumi akan mengecil menjadi berdiameter 330 feet saja, atau seukuran lapangan bola. Setidaknya, uji partikel ini akan berisiko mirip lubang hitam, yang akan menelan dirinya sendiri dana pa saja di sekitarnya, bahkan ruang dan waktu, ” kata Reese mengingatkan.

Ia mengutip kesepakatan ilmuwan, bahwa ruang dan waktu kita ini sebenarnya kosong, ruang vakum. “Vakum dan rapuh serta tidak stabil,” kata Reese. Uji akselerator partikel sampai kecepatan cahaya menurutnya bisa membuat “transisi fase”, akibat tabrakan partikel, yang bisa mrobek struktur ruang dan waktu. “Ini bukan saja bencana darat (bumi) tapi juga kosmik,” ujarnya.

“Cahaya – dari tubrukan partikel berkecepatan tinggi —  yang menghantam bumi secara konstan akan menghancurkan bumi,” sebutnya. Namun teori ini dibantah tim pembela LHC. “Sudah sejak tahun 2003 kita menyimpulkan tabrakan LHC tidak menimbulkan bahaya dan tidak ada alasan untuk khawatir, ” tulis CERN di situs web mereka. “Apapun yang akan dilakukan LHC,  untuk kemajuan teknologi dan mencari tahu bagaimana manusia bisa tetap survive dan bahkan menjelajah alam semesta ini,” kata mereka.

Mesin uji akselerator partikel (LHC) . dok : CERN

Stephen Hawking, semasa hidupnya juga ikut memberi restu pada misi LHC dan CERN.  “Dunia tidak akan berakhir ketika LHC menyala. LHC benar-benar aman. … Tabrakan melepaskan energi yang lebih besar terjadi jutaan kali sehari di atmosfer bumi dan tidak berdampak buruk, ”kata Hawking, waktu itu.

Namun ia mengakui ada sedikit resiko pada penelitian ilmiah, apalagi tingkat tinggi ini. “Inovasi sering berbahaya, tetapi jika kita tidak meninggalkan risiko, kita dapat kehilangan manfaat,” tulis Hawking dalam situs online “On The Future”.

Namun Reese tetap mengingatkan, “Fisikawan harus berhati-hati saat melakukan eksperimen yang menghasilkan kondisi tanpa preseden, bahkan di kosmos,” tulis Rees. “Banyak dari kita cenderung mengabaikan risiko ini sebagai fiksi ilmiah, tetapi memberikan taruhan yang tidak dapat mereka abaikan, bahkan yang dianggap sangat mustahil bisa terjadi,” pungkasnya.

Di tingkat public, berkembang teori konspirasi CERN maupun HARPP bis amemicu pola bumi yang aneh, mulai cuaca tak menentu, badai hingga gempa bumi. Namun sebagian lainnya menganggap hal itu (bencana) sebagaik reaksi wajar bumi serta produk global warming. (yan/Sci-Tech)

Komentar


Artikel Terkait


Tulisan Lainnya