AStronom Temukan “Bumi Super” Berjarak 110 Tahun Cahaya

Gambaran artis tentang Planet K2-18b, planet yang memiliki atsmosfier mirip bumi, 110 tahun cahaya dari kita, di rasi Leo. dok : Techcrunch

Para astronom, menggunakan teleskop luar angkasa Hubble yang tengah berkelana di jagad raya Galaksi Milky Way, menemukan planet K2-18 B, sebuah planet sedikit lebih besar dari bumi kita. Uniknya, posisi K2-18 B dalam tata suryanya mirip posisi bumi, dengan kandungan air melimpah di permukaannya, sehingga dianggap sangat layak huni.

Karena itu, planet tersebut disebut “Bumi  Super”, ya ng terletak – sayangnya – 110 tahun cahaya dari bumi kita, di rasi Bintang leo. Bayangkan bila satu detik cahaya sama dengan jarak 300.000 km!

Para astronom  menemukan bukti air cair dan gas, yang menunjukkan siklus air berupa awan dan hujan, persis seperti di bumi. Matahari kate merah menyinari  K2-18 dengan radiasi yang cukup pula, sehingga tercipta atsmosfier yang sempurna untuk adanya kehidupan di sana. . “Sangat tidak mungkin tak ada kehidupan di sana, dengan kondisi atsmosfier mirip bumi kita,” ujar Hannah Wakeford dari Space Telescope Science Institute, seperti dikutip majalah Nature.

Para astronomy akin, ada banyak lagi planet serupa K2-18 B, atau bumi kita, di antara  milyaran planet dan tata surya di galaksi kita Milky way ini.  Belum lagi, ada milyaran galaksi di jagad raya, yang berisi jutaan milyar system tata suyrya dan triyunan bintang. “Di galaksi kita saja, ilmuwan yakin setidaknya ada 100 juta planet mirip bumi yang layak huni, yang disebut exoplanet,” tulis space.com.  Jadi, kita benar-benar tidak sendiri ? (yan/ techcrunch.com)