Asteroid sebesar 4 km Dekati Bumi, 29 April 2020

Asteroid (Ilustrasi: Urikyo33/Pixabay)
Asteroid (Ilustrasi: Urikyo33/Pixabay)

Para astronom menamakan objek batu metal angkasa luar ini sebagai 1998 OR2 (asteroid 52768). Pada 29 April mendatang, akan melakukan pendekatan pada jarak 6,3 juta kilometer dengan bumi. Ahli teori konspirasi bahkan mengatakan asteroid ini akan menubruk bumi, dan mengakhiri kehidupan di planet biru kita. NASA menganggapnya cukup berbahaya!

Ahli astrofisika, Gianluca Masi dari Proyek Teleskop Virtual di Italia, mengatakan asteroid 52768 akan berada pada jarak sekitar 15,5 juta mil (25 juta km) dari Bumi, pada 24 Maret mendatang. Ia akan terlihat lebih terang menjelang 29 April 2020 mendatang, saat terdekatnya dengan orbit bumi.

“Asteroid selebar 1,8 km, dan panjan g sekitar 4 km ini akan berada pada titik terdekat dengan bumi pada 29 April mendatang, yakni sekitar 6,3 juta km, atau lebih 16 kali jarak Bumi ke Bulan,” katanya.

Baca Juga: NASA: Dua Asteroid Besar Dekati Bumi, Besok!

Dr Masi memotret asteroid ini pada 24 Maret lalu, menggunakan teleskop 17 inci yang dijuluki Elena. Namun jika segitu jauhnya, mengapa NASA menganggap asteroid ini berbahaya? “Asteroid lebih besar dari 150 meter tetap berbahaya. Apalagi bila lintasannya mendekati orbit bumi di jarak 7,5 juta km, itu berpotensi bahaya,” sebut badan antariksa AS, NASA.

Asteroid 1998 OR2 akan mendekati bumi pada 29 April mendatang. (Dokumen Express)
Asteroid 1998 OR2 akan mendekati bumi pada 29 April mendatang. (Dokumen Express)

Para ahli sudah menghitung lintasannya, “Namun karena tarikan gravitasi dari planet-planet, dari waktu ke waktu, bisa menyebabkan jalur orbitnya berevolusi mendekati orbit bumi,” tambah NASA. Ke depan, bisa menimbulkan potensi tabrakan dengan planet kita.

Sejauh pengamatan NASA, hingga beberapa ratus tahun ke depan, tidak ada asteroid atau komet yang berpotensi menghantam bumi. Namun banyak asteroid dan komet lolos dari pengamatan NASA dan ahli astronomi. Apalagi, setiap hari, atmosfer kita dihujani ratusan ton partikel kecil berukuran butiran pasir.

Lihat Juga: “Wajah Alien” Ditangkap ISS?

“Dan sekitar setahun sekali, asteroid seukuran mobil menghantam atmosfer Bumi, menciptakan bola api besar dan terbakar sebelum mencapai muka bumi,” aku NASA.

Dan setiap 2000 tahun sekali, sebuah meteoroid seukuran lapangan sepak bola mengenai Bumi dan menyebabkan kerusakan signifikan pada area tersebut, bahkan berdampak global, kata NASA. Milyaran batu dan metal di sekitar tata surya kita bergerak, melintas atau bertubrukan dengan planet planet, termasuk dengan bumi, dan bulan. Tinggal waktu saja.(red/express)