Astaga, Trump Picu Perang Dunia ke-3!

BUMOE 11 Apr 2018
Astaga, Trump Picu Perang Dunia ke-3!

Presiden AS Donald Trump mengancam siap meluncurkan rudal ke atas Suriah, yang ‘dijaga’ Rusia. Sebaliknya Kremlin membalas dengan mengatakan seharusnya rudal AS harusnya menghantam teroris, bukan ke pemerintahan Suriah yang sah. “Atau kami akan membalas!” begitu kata Kremlin.

Ancam mengancam di atas tanah Suriah bisa memantik perang dunia ke-3? Bisa, mengingat kedua negara adidaya memiliki kekuatan perang besar di wilayah teluk, khususnya AS. Rusia baru mengerahkan persenjataannya ke Suriah untuk membantu pemerintah Asad memberantas ISIS dan pemberontak.

“Bersiaplah Rusia, karena mereka (rudal) akan datang, rudal terbaru dan ‘pintar’,” ledek Trump di akun twitternya. Trump mengakui hubungan AS dengan Rusia semakin memburuk, khususnya pasca perang Suriah. “Ini perang dingin baru,” aku Trump. Maria Zakharova, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, menanggapi Trump, menulis di laman Facebooknya : “Rudal pintar itu  harus terbang ke arah teroris, dan bukan ke arah pemerintah yang sah yang telah memerangi terorisme internasional di wilayahnya selama beberapa tahun.”

Dia mengatakan kemungkinan serangan rudal AS bisa menjadi upaya untuk menghancurkan bukti serangan kimia yang diduga di Douma. Sebelumnya Rusia mengatakan tidak ada bukti penggunaan senjata kimia di Douma seperti yang dituduhkan AS. “Ini mirip seperti tuduhan ke pemerintah Saddam dulu, padahal (AS) hanya ingin menyerang dan membuat instabilitas di Timur Tengah”.

Bahkan  Alexander Zasypkin, duta besar Rusia untuk Libanon, mengatakan kepada Hisbullah’s al-Manar TV, “Jika AS berani menyerang, maka rudal kami juga akan jatuh di mana sumber misil diluncurkan (AS),” katanya. Rusia, dan Iran, pasti tidak akan diam bila AS berani menyerang Suriah.

Presiden Trump sendiri mengabaikan  Moskow, apalagi Teheran, dan tampaknya segera akan  mengambil tindakan di Suriah. Apalagi, serangan itu diduga bisa menutupi kasus Presiden Donald Trump di dalam negeri saat ini, khususnya skandalnya dengan bintang porno serta penggeledahan oleh FBI. Bahkan senator asal partainya – Republikan – ikut menyerang Trump. (yan/Express)

 

Komentar


Artikel Terkait


Tulisan Lainnya