48 jam! China Ubah Gedung Kosong Jadi RS 1000 Kamar!

Gedung kosong, yang disulap menjadi Rumah Sakit 1000 kamar rawat inap, yang diselesaikan dalam 48 jam, di Wuhan, Cina. (Foto: Dok Dailymail)
Gedung kosong, yang disulap menjadi Rumah Sakit 1000 kamar rawat inap, yang diselesaikan dalam 48 jam, di Wuhan, Cina. (Foto: Dok Dailymail)

Wuhan – Sekitar 500 pekerja dan sukarelawan di Wuhan, China, berhasil merenovasi gedung kosong menjadi Rumah Sakit dengan 1000 tempat tidur bagi perawatan medis pasien Corona. Ratusan pasien telah dipindahkan ke RS baru itu.

Gedung kosong menjadi ruang rawat darurat, dengan fasilitas yang memadai bagi pasien virus Corona, kini beroperasi 24 jam untuk menangani pasien di Wuhan. Dua RS lain yang lebih memadai dalam tahap pembangunan, di smaping RS tanggap darurat tersebut.

Proyek RS Darurat ini selesai dalam waktu hanya 48 jam! Ini berkat upaya kerja keras perusahaan konstruksi, petugas para polisi militer serta sukarelawan yang bekerjasama dengan sangat baik.

Bangunan rumah sakit di Distrik Huangzhou kota ini awalnya mnemang disiapkan sebagai cabang baru Rumah Sakit Pusat Huanggang, yang diharapkan akan dibuka pada bulan Mei 2020 mendatang. Namun merebaknya virus Corona membuat pemerintah berfikir lain, mengajak perusahaan kontruksi untuk merealisir sebuah hal yang sebenarnya tidak mungkin.

Lihat Juga: Ilmuwan: Virus Corona Bisa Bunuh 65 Juta Orang tahun 2020!

Hanya ada selusin alat berat, dan 500 pekerja, yang siap berjibaku untuk proyek rada mustahil ini.

Relawan menyiapkan 1000 kamar dalam 48 jam!. (Foto: Dailymail)
Relawan menyiapkan 1000 kamar dalam 48 jam!. (Foto: Dailymail)

Namun saat pekerjaan dimulai sejak Jumat (24/1/2020) kemarin, pada hari Minggu (26/1/2020) pekerjaan selesai tepat waktu, 48 jam! Dan mulai Senin (27/1/2020) RS itu resmi dibuka bagi pasien virus Corona! “Kami tinggal mengerjakan hal kecil finishing mulai Minggu dinihari, seperti membereskan tempat tidur, mengecek keadaan air, listrik dan apakah internet sudah terpasang di seluruh gedung,” ujar seorang sukarelawan.

Dan, mulai Senin (27/1/2020) pasien mulai masuk RS, yang terletak sekitar 75 km barat daya Kota Wuhan, Huanggang, yang memiliki populasi sekitar 7,5 juta jiwa. Kota ini merupakan kota yang paling terpukul akibat virus Corona. Pemeirntah telah menutup akses ke luar masuk kota Wuhan, mulai 25 Januari 2020 lalu.

Hingga kini, virus Corona menyebabkan lebih 135 orang meninggal di China, dengan korban terifensik lebih 6.000 jiwa di seluruh dunia, terbanyak di China tentu saja.(yan/Dailymail)