10 Orang Terkaya Unik di Asia 2019, Hartono Djarum Hingga Nadjib Razak!

BUMOE 04 Jan 2019
10 Orang Terkaya Unik di Asia 2019, Hartono Djarum Hingga Nadjib Razak!

Wilayah Asia Pasifik diperkirakan akan menjadi “wilayah terkaya” tahun 2020 mendatang, sehingga muncul orang kaya baru maupun lama, di blantika bisnis dan politik wilayah ini. Kaya, bisa bergaya gila, dan kadang memang harus diperoleh dengan cara-cara yang ‘gila’.

Pernah dengar pesta perkawinan Crazy Rich Asia? Pesta perkawinan yang menhabiskan hingga ratusan milyar rupiah? Tapi bukan yang terkaya! Ini dia 10 Crazy Rich Asia sebenarnya, mulai pebisnis hingga politikus.

  1. Cho Yang-Ho

Pemilik Korean Air/Hanjin, dengan kekayaan bersih sekitar  $ 225 milyar (sekitar Rp 3.150 trilyun) asal Korea Selatan.

Cho Yang-Ho, ketua Hanjin Group, produsen makanan sekaligus pemilik maskapai penerbangan  Korean Air. Tahun 2018 ia harus masuk pengadilan dengan berbagai tuduhan, termasuk penunggakan pajak hingga memproduksi ‘tidak sehat’.

Anak perempuan sulungnya, Heather menjadi berita utama pada tahun 2014 karena menendang seorang pramugari hanya karena menyajikanmakanan yang tidak sesuai permintaannya.  Sementara adik Heither, Emily pernah menyiram air ke wajah seorang eksekutif iklan, sehinggajadi berita kontroversi di Korsel.

  1. Ambany Brothers

Pemilik Reliance Industries & Jio Network, dengan kekayaan bersih  $ 47.1 milyar (sekitar Rp 660 trilyun) asal India. Keluarga paling makmur di India ini namun kerap terlibat saling gugat di pengadilan antar keluarga.

Tahun 2018 sang kakak tertua,  Mukesh memenagkan gugatan atas adiknya Anil. Reliance didirikan oleh Dhirubhai Ambani, pada tahun 1966, sebagai produsen tekstil kecil, dan tumbuh menjadi salah satu perusahaan paling bernilai di India.

Saat ayahnya masih hidup, sesama saudara saling membantu. Namun, setelah sang ayah tiada tahun 2002 lalu, mulailah pembagian asset yang berujung saling gugat. Tahun lalu diumumkan bahwa Reliance Communications, yang dimiliki oleh Anil, akan menjual bisnis selulernya ke perusahaan Mukesh, Jio.

 

 3. Lee (Byung-Chull) Family

Pemilik Samsung Electronic, dengan kekayaan bersih $ 40.8 milyar ( sekitar Rp 575 trilyun) asal Korea Selatan. Siapa tak kenal Samsung? Lee menjadi salah satu orang terkaya di Asia, namun banyak skandal melibatkan keluarganya.

Salahsatunya skandal politik, sabotase dan spionase, yang menjatuhkan Presiden Korea Selatan, Park Guen-hye.  Lee Jae-yong, pewaris kerajaan Samsung, pernah dihukum karena penipuan dan penggelapan.

Lee dituduh membuat sumbangan besar ke yayasan tertentu dengan imbalan bantuan politik sebagai cara untuk mendapatkan kontrol yang lebih besar atas perusahaan. Anehnya, Februari 2018 lalu, setelah menjalani hukuman hanya setahun dari vonis lima tahun, ia ke luar  penjara alias dibebaskan.

 

 

  1. Ma Huateng

Pemilik Tencent Holdings/WeChat dengan kekayaan bersih  $ 35,3 miliar (sekitar 495 trilyun) asal China. Ma Huateng yang dikenal sebagai Pony Ma, juga terbilang ‘orang kaya gila’. Berbeda dengan Jack Ma, Pony Ma lebih misterius, berada di belakang layar dari bisnis grup chat-nya.

Pony Ma mendirikan Tencent, tahun 1998. Kemudian ia memulai layanan chatting, WeChat, walau smeula kurang popular. Namun setidaknya, melalui layanan miliknya yang juga digunakan Pony Ma, ia bertemu calon istri dan mendampinginya hingga sekarang. Tecent mengkhususkan diri dalam banyak layanan dan produk terkait Internet, termasuk hiburan kecerdasan buatan, dan teknologi.
Tecent juga memproduksi video game popular, semacam Call of Duty dan FIFA. Tecent Holdings juga memegang saham di Tesla, Spotify, Lyft, dan produser video game Activision Blizzard. Pada 2012, perusahaan meluncurkan WeChat, yang telah menjadi fenomena global.

5. Jack Ma

Pendiri grup Alibaba, dengan kekayaan bersih $ 34,6 miliar (sekitar 490 trilyun) asal China. Dia dianggap ‘orang gila’ di masa lalu, namun bis  tertawa sekarang dengan kekayaannya yang melimpah.

 

Mantan guru bahasa Inggris ini mendirikan Grup Alibaba pada tahun 1999, dan kini menjadi salah satu perusahaan e-commerce terbesar di dunia, dan Ma adalah orang terkaya di Tiongkok.  Namun September 2018 lalu, ia mengumumkan mundur dari perusahaan.
Daniel Zhang, CEO saat ini, akan menjadi penerus Ma. Ternyata terungkap Ma masuk politik, melalui Partai Komunis Tiongkok. Ia terobsesi membuat China menjadi negara adikuasa dunia?

6. The Kwok Family

Pemilik properti Sun Hung Kai (SUHJF), dengan kekayaan $ 34 milyar (sekitar Rp 477 trilyun) asal Hong Kong. Sayangnya, ia terlibat isu penculikan, konflik keluarga, perselisihan hukum dan kontroversi yang tak berkesudahan.

Namun di saat yang sama, milyarn dolar keuntungan finansial tetap mengalir ke sakunya. Saudara laki-laki tertua dari keluarga Kwok, Walter, meninggal beberapa bulan lalu, dnegam menyisakan misteri.  Pada tahun tahun 1997, Walter selamat dari penculikan oleh salah satu gangster Cina yang paling terkenal. Kemudian hampir sepuluh tahun kemudian, pada 2008, ia diusir dari Sun Hung Kai Properties oleh dua saudara laki-lakinya, Thomas dan Raymond, serta ibunya.

Kisah keluarga ini mirip keluarga Mafioso di Italia. Oleh keluarganya, Walter dianggap tidak mumpuni menjalankan perusahaan, dan memiliki depresi mental. Tahun 2014, adiknya Thomas dihukum karena korupsi dan dipenjara selama lima tahun.  Anehnya kemudianThomas diputuskan bebas, malah Walter yang ditangkap dan didakwa terlibat korupsi, hingga ia meninggal, tahun ini.

7. Hartono & Family

Pemilik pabrik rokok Djarum, dengan kekayaan bersih $ 32 milyar (sekitar Rp 450 trlyun), asal Indonesia.
Inilah orang terkaya di Indonesia selama dekade terakhir. Pabrik rokok PT Djarum adalah warisan dari orang tua mereka, Oei Wie Gwan, yang mendirikan perusahaan itu sejak tahun 1950-an.

Robert Budi dan Michael mengambil alih perusahaan, saat ayahmereka meninggal tahun 1963 lalu. Kondisi ekonomi tidak stabil 1998 serta pabrik yang terbakar sempat membuat perusahaan goyah. Namun keduanya berhasil survive dan bahkan membuat perusahaan semakin maju.

Saat ini, PT Djarum dikendalikan Victor, putra Robert Budi. Victor menghadapi masalah dengan kondisi ekonomi, dan cukai rokok yang tinggi. Mereka bertahan sebagai keluarga terkaya di Indonesia melalui konversi bisnis lain, seperti Bank BCA, ke-agenan merk elektronik Polytron, hingag investasi di bidang real estate.

  1. Chalerm Yoovidhya & Family

Pemilik minuman energy Red Bull, dengan kekayaan bersih $ 21 milyar (sekitar 300 trilyun) asal Thailand. Chalern juga mewarisi kekayaan Red Bull dari ayahnya. Ia adalah putra tertua dari sang ayah, Chaleo Yoovidhya, penemu minuman energi ikonik, Red Bull.

Mereka kini memang sudah go public, namun Chalerm dan keluarganya masih memiliki saham nayoritas sebanyak 51 persen.  Namun tahun 2007, secara tidak sengaja terungkap Chalerm menyembunyikan asset mereka pada sebuah perusahaan tambang minyak lepas pantai, untuk menghindari pajak hartanya itu.

Mereka juga akhirnya diketahui menyembunyikan asset melalui property hinggajet pribadi atas nama orang lain. Tahun 2012 lalu, putra Chalerm, Vorayuth Yoovidhya pernah terlibat tabrak lari, yang membuat seorang polisi meninggal ditabrak mobil sport Ferrari bewarna hitam miliknya.

9. Tadashi Yanai

Pemilik grup ritel terbesar,  Uniqlo, JBrand, dan Teori dengan kekayaan bersih  $ 19,5 miliar
( sekitar Rp 274 trilyun) asal Jepang. Pada Juni 2018 Tadashi Yanai dinobatkan sebagai orang terkaya di Jepang.  Kerajaan ritelnya berbasis di Tokyo, yakni Tokyo Fast Retailing, induk dari rantai bisnis Uniqlo. Ia juga memiliki beberapa rumah mode terkenal, termasuk Helmut Lang, JBrand, dan Teori.

Januari 2017 ia smepat rugi banyak, karena berspekulasi menimbun “HeatTech”, pakaian hangat untuk musim dingin. Namun pada saatnya produk itu tidak begitu laku, hingga ia merugi hingga 5% dari asetnya. Ini menyebabkan penurunan 6,7% dalam saham Fast Retailing,  dan secara pribadi ia merugi sekitar   1,4 miliar dolar dan harus merogoh kocek pribadinya. Untungnya, Yanai masih memiliki 16,3 miliar dolar lagi di bank, jadi kerugian itu bukan pukulan besar baginya.

  1. Najib Razak

Mantan Perdana Menteri Malaysia, dengan kekayaan $ 850 juta. Pada 2015, Najib Razak, Perdana Menteri Malaysia ini menjadi berita karena skandar 1 MDB nya yang kontroversial. Selama hamper datu decade, Nadjib menguasaai Negara melalui partainya UMNO.

Namun, 2017 lalu ia kalah dan Datok Mahathir Muhammad kembali ke tampuk kekuasaan dalam usia 93 tahun. Walau didakwa, Nadjib mengaku tidak tahu-menahu tentang skandal 1MDB yang mengakibatkan Malaysia rugi multi-juta dolar. Ia juga menolak jutaan dolar yang mengalir secara ajaib ke rekening pribadinya.

Polisi kemudian menyita sejumlah besar perhiasan, tas tangan, dan barang-barang mewah lainnya termasuk lukisan dan properti Picasso di California dan New York dari kediamannya. Chik Rosmah, istrinya juga didakwa terlibat pencucian uang dari skandal 1 MDB, dan proses perkaran masih terus berlangsung atas keduanya, di tengah kekayaan yang melimpah. (yan/Xpress)

Komentar


Artikel Terkait


Tulisan Lainnya